Rocky Gerung dan Kepala BPSDM Tutup Orientasi DPRD Jatim 2024 di Jakarta

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rocky Gerung bersama anggota DPRD Jawa Timur periode 2024-2029 saat penutupan Pekan Orientasi DPRD Provinsi yang digelar Kemendagri di Jakarta, 5/9/2024. Foto : SP/Riko
Rocky Gerung bersama anggota DPRD Jawa Timur periode 2024-2029 saat penutupan Pekan Orientasi DPRD Provinsi yang digelar Kemendagri di Jakarta, 5/9/2024. Foto : SP/Riko

i

*Rocky Gerung dan Kepala BPSDM Tutup Orientasi DPRD Jatim 2024 di Jakarta*

JAKARTA, SURABAYAPAGI.COM – Pekan Orientasi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Periode 2024 resmi tuntas dilaksanakans selama 5 hari di Ancol Jakarta sejak 2 September. Hari terakhir kegiatan yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) itu ditutup dengan pemaparan keynote spech akademisi Rocky Gerung dan Kepala BPSDM Kemendagri Dr. Sugeng Hariyono, M.Pd.

Rocky Gerung menekankan pentingnya peran Anggota DPRD dalam pemerintahan dan setiap sendi kehidupan Masyarakat. DPRD memiliki kewenangan membahas Anggaran (APBD) yang menjadi muara utama aspirasi Masyarakat serta kepentingan yang bermanfaat bagi sebuah daerah. “APBN atau APBD itu master tools, dari situlah seluruh terwujud seluruh kebutuhan daerah dan menjadi output kualitas suatu masyarakat,” jelas Rocky Gerung, Kamis petang (5/9/2024).

Salah satu isu penting bagi Daerah saat ini adalah tentang pendidikan dan Lingkungan. Dosen Filsafat Universitas Indonesia ini mengingatkan DPRD berperan penting dalam dua hal tersebut. Karena bicara pendidikan dan lingkungan itu adalah akal Sehat untuk kepentingan masa depan suatu bangsa. “Mencerdaskan bangsa lewat pendidikan salah satu yang belum dilakukan adalah menggratiskan biaya kuliah,” ujar Rocky Gerung.


Ia menceritakan, biaya kuliah di Universitas Indonesia misalnya. Biaya awal masuk Rp 30 juta, kemudian biaya setiap semester Rp17 juta. Meskipun kampus Negeri tapi biaya cukup mahal bagi orang-orang yang pendapatan hidupnya rendah. Padahal, mayoritas penduduk Indonesia income perkapitanya masih dibawah Rp 3 juta per bulan. “Kalau orang tuanya PNS, darimana bisa membayar? Maka pendidikan harus digratiskan tidak cuma SD sampai SMA saja. Supaya IQ anak-anak kita tinggi dan kelak bisa bersaing dengan SDM di negera-negara maju,” papar Rocky Gerung.

Hikmah Bafaqih Anggota DPRD Jawa Timur sempat menanggapi sejumlah paparan dari Rocky GErung itu dengan kondisi real di Masyarakat. Seringkali konsep pendidikan maupun upaya untuk pembangunan kualitas lingkungan berhenti dalam dokumen perencanaan induk anggaran. Namun tidak semua terealisasi dalam APBD yang secara teknis dikelola eksekutif. "Kebijakan yang humanis kalau tidak didukung oleh anggaran itu bullshit,” sebut Hikmah yang periode sebelumnya duduk sebagai Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim ini.


Termasuk halnya dalam mewujudkan pembangunan ekologi dan pendidikan untuk masa depan bangsa perlu kesadaran tinggi dari para pemangku kebijakan. Jangan sampai pemerintahan di level tertinggi kemudian mengikuti kepentingan corporate atau shadow actor. “Sehingga kami di Daerah menjadi kurang leluasa dalam mengambil keputusan yang independen, sehingga perlu adanya membangun awareness bersama,” tutur politisi PKB ini.

Sementara itu, Kepala BPSDM RI, Dr. Sugeng Hariyono, M.Pd., menjelaskan sejumlah poin penting yang diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para anggota DPRD dalam menjalankan tugas mereka selama lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa anggota DPRD perlu memiliki pandangan yang luas, namun tetap bertindak secara lokal untuk memberikan dampak positif bagi daerah yang mereka wakili.
“Pertama, terkait dengan keseluruhan materi, utamanya adalah kita harus berpikir secara global dan nasional, namun tetap bertindak lokal,” ungkap Sugeng Hariyono.

Ia melanjutkan, poin kedua yang tidak kalah penting adalah pemahaman bahwa anggota DPRD merupakan bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Oleh karena itu, mereka harus mampu mengintegrasikan pemikiran global dengan tindakan yang nyata di tingkat lokal.

“Kita memiliki kewajiban untuk mewujudkan tindakan lokal yang nyata sesuai dengan tiga fungsi utama DPRD, yaitu pembentukan peraturan daerah (Perda), pengawasan (controlling), dan penganggaran (budgeting),” jelasnya.

Sugeng Hariyono juga menekankan bahwa ketiga fungsi tersebut harus dilaksanakan dengan tujuan akhir untuk mewadahi setiap aspirasi masyarakat dalam kebijakan yang diambil oleh DPRD. Hal ini penting agar setiap kebijakan yang dibuat oleh DPRD dapat mencerminkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat setempat.

“Yang paling penting adalah kita berusaha mewadahi setiap aspirasi masyarakat dalam kebijakan yang kita miliki. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Kemendagri, Anggota DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menyambut baik arahan tersebut dan menekankan pentingnya penerapan kearifan lokal dalam setiap kebijakan dan peraturan yang dibuat oleh DPRD. Menurutnya, kearifan lokal memiliki potensi besar untuk menjadi nilai tambah yang dapat memberikan dampak positif bagi daerah. rko

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…