Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap membantu pendemo, karena ia menyebut Iran sedang mencari kebebasan.

"Iran sedang mencari kebebasan mungkin seperti belum pernah terjadi sebelumnya. AS siap membantu!!!" kata Trump dalam sebuah unggahan di media sosial Truth Social, seperti dilansir AFP, Minggu (11/1/2026).

Trump tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait bantuan yang dimaksud.

Komentar Trump muncul sehari setelah ia mengatakan bahwa Iran berada dalam "masalah besar" dan sekali lagi memperingatkan bahwa ia dapat memerintahkan serangan militer.

Demo besar-besaran terjadi di Iran dalam beberapa waktu terakhir, goyang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ia pada hari Jumat (9/1) menegaskan bahwa Republik Islam tersebut "tidak akan mundur" menghadapi aksi-aksi protes di Iran yang telah terjadi selama hampir dua minggu ini.

Dengan meneriakkan slogan-slogan termasuk "matilah diktator" dan membakar gedung-gedung resmi, kerumunan orang yang menentang kepemimpinan Iran telah berdemo di kota-kota besar.

Otoritas Iran telah memutus akses internet secara nasional dalam upaya meredam aksi-aksi protes di negara itu.

Demo ini akibat melonjaknya inflasi dan anjloknya mata uang Iran terhadap dolar AS. Afp sebut hal itu jadi pemicu awal aksi demo. Protes yang bermula karena alasan ekonomi ini, kini berubah lebih politis. Demonstran meneriakkan slogan menentang Khamenei di Teheran, ibu kota Iran maupun kota-kota lainnya.

NetBlocks, kelompok pemantau internet, menyatakan di media sosial X bahwa internet telah diputus total di seluruh negeri pada Kamis sore waktu setempat. Menurut para analis, ini adalah taktik yang sering digunakan pejabat dalam protes sebelumnya untuk mencegah meluasnya kerusuhan dan bocornya video kekerasan ke luar negeri.

Trump sebelumnya telah berkomentar terkait situasi di Iran ini. Trump mengatakan bahwa Iran dalam 'masalah besar.'

"Menurut saya, rakyat sedang menguasai beberapa kota yang beberapa minggu lalu tidak pernah terpikirkan sebelumnya," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih setelah bertemu dengan para eksekutif perusahaan minyak AS, dilansir Al Arabiya, Sabtu (10/1).

Trump pun mengulangi ancaman sebelumnya kepada otoritas Iran untuk tidak menembak para demonstran. Ia mengatakan AS mengamati situasi dengan sangat cermat, dan memperingatkan.

"Kami akan terlibat. Kami akan menyerang mereka dengan sangat keras di titik lemah mereka," cetusnya.

Namun, ia dengan cepat menambahkan bahwa itu tidak berarti pengerahan pasukan darat.

Trump menyebut protes tersebut "sangat luar biasa" dan "hal yang menakjubkan untuk disaksikan."

 

Putra Mahkota Reza Pahlavi

Putra Mahkota mendiang shah terakhir Iran, Reza Pahlavi, memprovokasi dari pengasingan. Ia menyerukan warga Iran untuk melanjutkan unjuk rasa besar-besaran dan mulai merebut pusat-pusat kota di seluruh negeri, Sabtu (10/1).

Dalam sebuah video yang direkam dari pengasingannya di Amerika Serikat, Pahlavi menegaskan bahwa gelombang demonstrasi yang telah menyebar ke hampir 100 kota bukan lagi sekadar aksi protes biasa. Ia mendorong para demonstran untuk mempersiapkan diri menguasai pusat-pusat kota sebagai bagian dari perjuangan yang lebih besar.

“Tujuan kita kini bukan lagi sekadar turun ke jalan. Tujuannya adalah mempersiapkan diri untuk merebut dan menguasai pusat-pusat kota,” ujar Pahlavi dalam pesan video yang beredar di media sosial, seperti dikutip AFP.

Pahlavi yang berada dalam pengasingan di AS juga mengungkapkan bahwa dirinya tengah bersiap kembali ke Iran dan berjanji akan berdiri bersama rakyat dalam apa yang ia sebut sebagai “kemenangan sebuah revolusi nasional”. Ia meyakini momen tersebut semakin dekat.

Nama Pahlavi kembali mencuat setelah disebut-sebut berhasil menggerakkan demonstrasi besar-besaran anti-pemerintah dalam beberapa pekan terakhir. Aksi-aksi tersebut dipicu krisis ekonomi yang kian memburuk dan telah meluas ke hampir 100 kota, berujung kerusuhan yang menewaskan hampir 40 orang.

Pemerintah Iran di bawah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei merespons dengan langkah represif, termasuk memblokir akses internet untuk meredam gejolak. n afp/rtr/rmc

Berita Terbaru

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…