Telan Anggaran Rp 5,5 Miliar

Revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang Ditarget Rampung Desember 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kondisi Alun-alun Merdeka di Kota Malang sebelum direvitalisasi. SP/ MLG
Ilustrasi. Kondisi Alun-alun Merdeka di Kota Malang sebelum direvitalisasi. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah gencar-gencarnya mengebut pembangunan revitalisasi Alun-alun Merdeka, di Jalan Merdeka Selatan, Kecamatan Klojen yang menelan anggaran sebesar Rp 5,5 miliar tersebut.

Pemkot Malang menargetkan revitalisasi alun-alun tersebut bakal rampung (selesai) pada Desember akhir 2024. Diantaranya, mulai tahap konsultan perencanaan, tim teknis, persiapan konsultan pengawas dan saat ini sudah dalam proses pelaksanaan tender fisik.

"Saya tekankan pemilihan material pembangunan seperti paving dan fasilitas umum termasuk toilet agar tetap mengedepankan kualitas. Tujuannya agar kebermanfaatan dapat terasa hingga jangka waktu yang panjang," kata Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan, Rabu (11/09/2024).

Oleh karena itu, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan terus mengejar target waktu penyelesaian maka Pemkot Malang akan langsung melakukan koordinasi dengan dengan pihak-pihak terkait.

"Terkait dengan jadwal, kami mencoba adanya percepatan," kata dia.

Menurutnya semakin cepat proses revitalisasi, masyarakat dapat segera menikmati liburan gratis di Alun-Alun Merdeka. Terlebih mendekati perayaan hari besar maupun hari libur nasional menyebabkan timbulnya keramaian pengunjung.

"Setelah itu masuk bulan Ramadhan, Hari Raya, umumnya ada peningkatan pengunjung di bulan-bulan itu. Jadi harus diantisipasi keramaiannya pengunjung (untuk mempercepat revitalisasi)," tambahnya.

Sementara itu diketahui, revitalisasi tersebut dilakukan untuk memberikan fasilitas ruang terbuka sebagai tempat beraktivitas yang aman bagi masyarakat maupun wisatawan di Kota Malang, seperti taman bermain, tempat untuk lansia hingga penataan kursi dan perbaikan rumput. ml-02/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…