Festival Barong Kumbo, Pelestarian Budaya Diikuti Puluhan Sanggar Seni se-Banyuwangi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat foto bersama dengan pelaku seni barong dalam agenda Festival Barong Kumbo. SP/ BYW
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat foto bersama dengan pelaku seni barong dalam agenda Festival Barong Kumbo. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus mendorong pelestarian budaya lokal, salah satunya dengan menggelar agenda Banyuwangi Festival 2024 yang diikuti puluhan sanggar seni se-Banyuwangi, dan anggotanya adalah anak-anak muda.

Pada festiva kesenian tersebut, Pemkab menggelar kesenian barong yang telah menjadi bagian penting dari identitas dan upaya pelestarian budaya Banyuwangi yang dikemas dalam agenda Festival Barong Kumbo. Tiap sanggar menampilkan kesenian barong hasil kreasi mereka, dan ada 28 barong yang ditampilkan, seperti barong kumbo rudo-rudo, barong prejeng, dan lainnya.

"Ini adalah bagian dari upaya pelestarian budaya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan biasa, namun menjadi ruang kreasi bagi anak-anak remaja yang kelak bisa mencintai dan melestarikan kesenian daerahnya," uujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (23/09/2024).

Festival tersebut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, dan diawali pertunjukan "meras" barong kumbo rudo-rudo, yakni ritual memohon keselamatan untuk seluruh pelaku seni barong yang tampil.

Festival Barong dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Diawali pertunjukan “meras” barong kumbo rudo-rudo, yakni ritual memohon keselamatan untuk seluruh pelaku seni barong yang akan tampil kali ini. 

Dilanjutkan pertunjukan teatrikal yang menceritakan kisah barong kumbo rudo-rudo, serta diakhiri parade puluhan barong yang sangat atraktif menghibur penonton. Tak hanya itu di lokasi juga disediakan stan khusus yang memperlihatkan proses pembuatan barong. 

Sebagai informasi, Barong merupakan salah satu kekayaan budaya lokal yang unik dan memiliki filosofi tinggi, oleh karena itu harus terus kami kenalkan dari generasi ke generasi. Bagi masyarakat Banyuwangi, barong bisa berarti bareng-bareng (bersama-sama) melestarikan budaya dan menjalankan kehidupan.

Barong diwujudkan menyerupai singa yang melambangkan kegagahan, dan barong merupakan sebuah perwujudan kehidupan manusia, di mana bentuk kerukunan hingga keagungan Tuhan ada di dalam ornamen barong. Jenis barong juga beragam, ada barong kumbo rudo-rudo, prejeng, kemiren, kucingan, jaranan, lundoyo, naga, dan banyak lainnya. by-01/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…