Ribuan Unit Honda CB di India Kena Recall, Gegara Sensor Roda Bermasalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Honda CB yang baru dirilis di India. SP/ JKT
Honda CB yang baru dirilis di India. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Honda, merek kendaraan kenamaan asal Jepang baru saja melaporkan kabar kurang menyenangkan. Pasalnya, imbas masalah sensor kecepatan roda memicu ribuan unit model Honda CB di India harus ditarik kembali (recall).

Kegagalan sensor pada roda tersebut jika tidak segera diatasi, maka dapat berakibat fatal dan dapat mengancam keselamatan. Lebih mengejutkannya lagi, masalah tersebut baru ditemukan saat ini atau empat tahun setelah model yang terdampak mulai diproduksi.

Menurut pabrikan, prosedur perakitan yang tidak tepat mengakibatkan air masuk ke rakitan sensor sehingga menyebabkan kegagalan fungsi.Kerusakan ini dapat menyebar pada kegagalan speedometer, bahkan lebih buruknya terjadi pada anti-lock braking system (ABS) dan kontrol traksi yang berpengaruh terhadap keselamatan berkendara.

“Telah diamati bahwa karena prosedur pencetakan yang tidak tepat, air dapat merembes ke dalam sensor kecepatan roda. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan sensor kecepatan yang menyebabkan kesalahan pada speedometer, kontrol traksi, atau intervensi ABS,” tulis Honda, Minggu (29/09/2024).

Diketahui untuk unit yang terdampak diantaranya, yakni semua model CB termasuk CB300F, CB300R, dan CB350 yang memasuki fase perakitan mulai antara Oktober 2020 dan April 2024 merupakan bagian dari penarikan kembali tersebut.

Sedangkan untuk masalah kedua melibatkan model CB350. Akar permasalahannya terletak pada bagian camshaft yang mengalami cacat produksi dengan melibatkan motor yang diproduksi antara Juni dan Juli 2024 lalu.

“Telah diidentifikasi bahwa proses pembuatan camshaft yang tidak tepat mungkin berdampak pada fungsi optimal kendaraan,” tambah Honda.

Lebih lanjut, pihak Honda juga mengumumkan bagi pemilik pelanggannya untuk melakukan perbaikan pada model yang terdampak. Masalah tersebut akan diatasi melalui teknisi di jaringan dealer Big Wing Honda di seluruh India secara gratis. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Lamongan sudah memasuki bulan ke empat. Namun aksi nyata, dan penanganan banjir yang…

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dukung program ketahanan pangan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menghadirkan program sosial bertajuk “…

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, baru saja terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. OTT itu terkait kasus dugaan…

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kepala PCO Hasan Nasbi, terlihat ikut rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Hambalang,…

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat Marcella Santoso dan Ariyanto Bakri, suaminya dan M Syafei, mengajukan banding. Juga M Syafei. Mereka jadi terdakwa kasus…

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menceritakan awal mula mendirikan PT Gojek Indonesia dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa…