Petrokimia Gresik Raih "World Class Company" Penghargaan Tertinggi di Ajang Internasional GPEA 2024

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirut PG Dwi Satriyo Annurogo menerima penghargaan World Class Company-Commitment to Excellence” pada ajang Global Performance Excellence Award (GPEA) 2024 di Mexico. SP/PG
Dirut PG Dwi Satriyo Annurogo menerima penghargaan World Class Company-Commitment to Excellence” pada ajang Global Performance Excellence Award (GPEA) 2024 di Mexico. SP/PG

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kinerja unggul Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendapatkan apresiasi di level internasional. Petrokimia Gresik menerima penghargaan "World Class Company-Commitment to Excellence” yang merupakan penghargaan tertinggi di ajang Global Performance Excellence Award (GPEA) 2024. Penghargaan perdana bagi Petrokimia Gresik ini diterima langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam event "29th APQO International Conference 2024" di Meksiko, Kamis (3/10/2024) waktu Meksiko atau Jumat (4/10/2024) waktu Indonesia.

Dwi Satriyo menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Asia Pasific Quality Organization (APQO) selaku penyelenggara GPEA. Dijelaskannya, GPEA berdiri sebagai mercusuar dan memberikan penilaian terhadap standar kinerja organisasi. Dalam keikutsertaan perdananya di GPEA, Petrokimia Gresik menerima penghargaan tertinggi.

"Ada sembilan perusahaan di Asia yang mendapatkan penghargaan World Class Company, dua diantaranya dari Indonesia. Alhamdulillah Petrokimia Gresik mendapatkan award: World Class Company - Commitment to Excellence dari APQO. Kami bangga menjadi bagian dari kelompok penerima penghargaan terkemuka dan berbagi platform ini dengan organisasi teladan lainnya dari seluruh dunia," ujar Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik meyakini keunggulan bukanlah sebuah tujuan melainkan perjalanan yang berkesinambungan. Penghargaan ini merupakan cerminan kerja keras, dedikasi, dan komitmen setiap insan Petrokimia Gresik yang telah membawa perusahaan mencapai standar world class.

Adapun beberapa strategi perusahaan untuk mewujudkan keunggulan tersebut diantaranya dengan melakukan inovasi secara berkelanjutan, untuk meningkatkan keandalan operasional perusahaan. Mulai dari mengadopsi teknologi mutakhir hingga menyempurnakan proses produksi sehingga produk yang dihasilkan semakin berkualitas dalam memajukan pertanian di Indonesia.

"Salah satu yang tidak kalah penting dan senantiasa menjadi perhatian Petrokimia Gresik adalah masalah lingkungan. Pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan juga menjadi landasan strategi dalam pengembangan perusahaan. Kami memastikan upaya ini tidak sebatas memenuhi kewajiban regulasi, tapi kami berupaya untuk melampaui standar global," terangnya.

Ia menambahkan, komitmen Petrokimia Gresik terhadap keunggulan telah memberikan dampak besar pada sektor pertanian, tidak hanya di Indonesia namun secara global. Dengan menyediakan pupuk berkualitas tinggi, Petrokimia Gresik memungkinkan petani meningkatkan hasil panen dan meningkatkan kualitas produk mereka.

Terakhir, Dwi Satriyo menambahkan, penghargaan ini memotivasi Insan Petrokimia Gresik semakin optimis menatap masa depan perusahaan dalam visi baru, yaitu sebagai pemain dominan pada skala global dalam bidang solusi agro dan bahan kimia industri yang terintegrasi.

"Upaya Petrokimia Gresik memberikan banyak kontribusi terhadap ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi di banyak wilayah, serta memperkuat peran Petrokimia Gresik sebagai pemain kunci dalam industri pertanian global," tutup Dwi Satriyo.

Sebagai informasi APQO merupakan organisasi internasional yang setiap tahunnya menyelenggarakan acara GPEA. Adapun salah satu syarat calon peserta GPEA ke-29 atau tahun 2024 adalah perusahaan terpilih dari tiap negara yang telah memperoleh penghargaan pada tahun 2021, 2022, dan 2023. Untuk Indonesia yang dapat mengikuti GPEA adalah penerima National Quality Award (NQA) yaitu IQAF atau IQPMAIPEA.

GPEA sejak diperkenalkan tahun 2000 dengan nama IAPQA adalah satu-satunya pengakuan internasional atas kinerja atau keunggulan bisnis. Pada tahun 2010, nama penghargaan bergengsi ini diubah dari IAPQA menjadi GPEA dengan berfokus pada kinerja organisasi secara keseluruhan yang disebut kinerja/keunggulan organisasi/bisnis. 

President APQO, Abraham Fenn mengapresiasi semua perusahaan yang telah mendapatkan penghargaan ini, termasuk Petrokimia Gresik. Para pemenang, menurutnya adalah organisasi panutan dalam menjalankan kinerja unggul.

"Perusahaan-perusahaan tersebut telah menunjukkan kinerja world class, sesuai dengan standar GPEA," ujarnya singkat.

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…