SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ribuan seniman yang tergabung dalam Paguyuban Seniman Tradisional Lamongan (Pastala), pada Senin (7/10/2024) resmi mendeklarasikan diri dan mendukung Paslon Abdul Ghofur - Firosya Shalati menjadi bupati dan wakil bupati.
Deklarasi dukungan itu diberikan para seniman, di sela acara jagongan seniman di cafe pak inggih Area Wisata Waduk Gondang Sugio Lamongan, yang dihadiri oleh Abdul Ghofur selaku calon bupati.
Bagas Puji Pangestu, Ketua Umum Paguyuban Kesenian Tradisional Lamongan (Pastala) mengatakan, dukungan kepada Paslon nomor urut 1 ini diberikan, karena para pelaku seniman di Lamongan menginginkan perubahan.
Perubahan apa kata Bagas, perubahan yang bisa memberikan manfaat kepada para seniman, memberikan ruang seluas-luasnya bagi seniman untuk berkreasi dengan kemampuan yang dimilikinya.
"Terus terang kenapa kita dukung pak Haji Ghofur, karena kami ingin perubahan, karena seniman di Lamongan sangat tertinggal dari daerah lain, karena minimnya perhatian dari Pemerintah Daerah," ujarnya.
Disebutkannya ribuan pelaku seniman tradisional mulai wayang, tayub, campursari, jaranan akan all out untuk mengantarkan Paslon nomor urut 1 menjadi bupati dan wakil bupati Lamongan.
"Kita seluruhnya kompak membantu bersinergi untuk memenangkan bapak haji Ghofur, karena kita selaku seniman selama ini kita perlu perubahan untuk lebih baik dan agar seniman Lamongan semakin maju," ungkapnya.
Sementara itu Abdul Ghofur dalam kesempatan itu pihaknya berterima kasih, atas dukungan dari ribuan seniman tradisional di Kabupaten Lamongan. "Terima kasih atas dukungan ini, mari bersama-sama kita wujudkan seniman yang semakin bagus dan maju dengan memberikan ruang ekspresi seluas luasnya," jelasnya.
Disebutkannya, ke depan seniman yang ada di Kabupaten Lamongan ini akan terus ia dorong dan support, agar seniman yang ada di Kabupaten Lamongan itu berkembang dengan baik dan bagus, tambah besar tambah maju.
"Jadi ada beberapa masalah keluhan yang disampaikan, ternyata pentas seni di Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta yang digelar oleh warga selama ini, senimannya tidak mengundang seniman Lamongan tapi seniman daerah lain," ungkapnya.
Hal yang demikian itu, kedepan tidak boleh terjadi." Ke depan hal yang demikian ini tidak boleh terjadi lagi, yang tampil harus dari putra-putri daerah, kita harus bangga punya seniman sendiri mengapa harus mengundang seniman daerah lain," jelasnya.
Apalagi tambah Ghofur panggilan akrabnya, seniman di Kabupaten Lamongan juga tidak kalah bagusnya ya mereka juga sangat kreatif ada reog ada jaranan, campursari kita tunjukkan ke nasional Lamongan punya seniman yang handal ke depan kita tata yang lebih bagus lagi," ujarnya. jir
Editor : Moch Ilham