Diduga Pungli Biaya Nikah, Pemuda - LIRA Laporkan Modin Mliriprowo ke Polisi

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Pemuda - LIRA Sidoarjo, Fahmi Rosyidi, bersama Wahyu Budi Harto, seusai menyerahkan berkas laporan ke Polisi. SP/JUM
Ketua Pemuda - LIRA Sidoarjo, Fahmi Rosyidi, bersama Wahyu Budi Harto, seusai menyerahkan berkas laporan ke Polisi. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi kepemudaan Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda - LIRA)  akhirnya resmi melaporkan Modin Bagus Yuly ke Polresta Sidoarjo, Jumat (11/10/2024). 

Pejabat Kepala Urusan Kesejahteraan Masyarakat (Kaur Kesra) Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik itu dilaporkan  lantaran diduga telah melakukan pungutan liar (Pungli) biaya pernikahan di KUA Tarik.

Ketua organisasi Pemuda - LIRA Sidoarjo, Fahmi Rosyidi meminta kepada pihak kepolisian, khususnya tim saber pungli Polresta Sidoarjo untuk segera turun tangan dan memanggil para pihak terkait dugaan pungli terhadap warga yang mengajukan permohonan pengesahan nikah tersebut.

Menurut dia, tindakan pungli tidak bisa dibiarkan begitu saja, tetapi harus diproses secara hukum, tidak perduli siapa yang terlibat lainnya. Karena biaya untuk pernikahan sudah diatur oleh peraturan pemerintah yang sifatnya sangat membantu masyarakat.

"Laporan dan alat buktinya sudah kami serahkan ke petugas. Untuk itu kami minta tim saber pungli Polresta Sidoarjo untuk segera bertindak agar pungutan liar tidak lagi terjadi kepada warga lainya,” kata Fahmi Rosyidi, seusai menyerahkan berkas laporan dugaan pungli ke petugas Polresta Sidoarjo, Jumat (11/10/2024).

Sementara itu, Wahyu Budi Harto, salah satu tokoh masyarakat Desa Mliriprowo mengatakan bahwa, dirinya tidak akan mundur dalam persoalan ini. Apapun risikonya, pihak yang terlibat dalam kasus dugaan pungli biaya nikah ini harus diseret ke pengadilan, karena pungli adalah musuh bersama yang harus dibasmi, siapa pun pelakunya. 

“Kami percaya rekan-rekan tim saber pungli akan profesional dalam menangani kasus ini. Dan  mudah-mudahan para saksi akan segera dipanggil,” ucapnya.

Terpisah Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono membenarkan adanya laporan dari Pemuda - LIRA itu. Namun untuk tindak lanjut dari pelaporan tersebut masih menunggu rekomendasi dari Kapolresta.

"Saat ini berkas laporan masih berada di Seksi Umum, selanjutnya akan dinaikkan ke meja pak Kapolresta untuk direkomendasi," ujarnya.

Di tempat lain, Kepala Desa (Kades) Mliriprowo, Mamok Widodo mengaku kaget dengan adanya dugaan praktik pungli di bawah jajarannya. Padahal dirinya sering berpesan kepada para bawahanya agar menjauhi pungli. 

"Awalnya saya kaget, padahal saya sering mewanti - wanti untuk menjauhi hal-hal yang tidak baik," ungkapnya. jum

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…