Para Hakim Lego, Tuntutan Gaji Naik 142% Dikabulkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) memastikan aksi cuti bersama atau mogok massal yang dilaksanakan sejak tanggal 7 sampai 11 Oktober kemarin sudah selesai dan tidak akan dilanjutkan.

SHI mengatakan selama pelaksanaan aksi cuti bersama di seluruh wilayah, telah dilakukan sejumlah audiensi dengan pelbagai pihak.

SHI mengklaim tuntutan para hakim agar dapat diberikan kenaikan gaji dan tunjangan yang layak juga telah direspon positif dan diterima seluruh pihak termasuk pemerintah

"Aspirasi hakim seluruh Indonesia telah diterima dengan sangat baik oleh berbagai pihak, dan banyak tanggapan positif, rekomendasi, serta masukan yang kita terima," ujar SHI dalam keterangannya, dikutip Minggu (13/10).

Setelah aksi cuti bersama selesai, SHI mengatakan bakal mengawal janji-janji yang disampaikan seluruh stakeholder terkait dalam pertemuan dan audiensi kemarin.

Di sisi lain, SHI juga memastikan bakal memegang teguh janji mereka untuk menjaga integritas pribadi sebagai hakim dan lembaga demi mewujudkan independensi lembaga peradilan di Indonesia.

"Setelah kita menuntaskan aksi cuti bersama, perjuangan kita belum selesai. Kita memiliki agenda besar yang harus kita pegang erat dan jalankan dengan penuh komitmen," tuturnya.

"Kita harus mengawal janji- janji yang telah disampaikan oleh stakeholder pembuat kebijakan, memastikan bahwa komitmen mereka untuk memperbaiki kesejahteraan hakim dan martabat peradilan dapat segera diwujudkan," imbuhnya.

SHI menegaskan tuntutan meminta kenaikan gaji pokok dan tunjangan jabatan sebesar 142 persen tidak akan berubah pasca dihentikannya aksi cuti bersama.

Mereka menilai kenaikan 142 persen tersebut merupakan angka yang wajar lantaran tidak ada perubahan gaji dan tunjangan bagi hakim selama 12 tahun terakhir. Menurut mereka hal itu juga diperlukan dalam rangka memperkuat martabat hakim di Indonesia sebagai negara hukum. n erc/rmc

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…