Tekan Angka Stunting, Dinkes Jombang Inovasikan Besut Buka Gerbang Emas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Bupati Jombang saat memantau kegiatan Besut buka gerbang emas bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada MKP. SP/ JBG
Pj Bupati Jombang saat memantau kegiatan Besut buka gerbang emas bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada MKP. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dalam rangka menekan angka stunting, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang meluncurkan inovasi fast track ‘Besut Buka Gerbang Emas’ (Berantas Stunting dengan Gerakan Jombang Eliminasi Masalah Stunting) yang bekerja sama dengan RSUD Jombang.

”Di mana balita stunting yang dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan tata laksana stunting oleh dokter spesialis anak tanpa antri dan tanpa biaya serta balita diantarkan oleh pemerintahan desa atau puskesmas ke rumah sakit,’’ jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dr Hexawan Tjahja Widada MKP, Senin (21/10/2024).

Program tersebut, mulai berjalan sejak 8 Agustus 2024 dengan capaian sejumlah 314 balita stunting memanfaatkan layanan ini. Disatu sisi, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang terus melakukan upaya perbaikan melalui program inovasi Besut Buka Gerbang Emas melalui tata laksana stunting di puskemas.

”Program ini menghadirkan dokter spesialis anak ke semua puskesmas se-Kabupaten Jombang di 21 kecamatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, inovasi program Besut Buka Gerbang Emas ini dilakukan sebagai wujud keseriusan dan upaya proaktif atas kendala-kendala di masyarakat. Yakni diperuntukan kepada balita stunting seperti pengukuran antropometri balita, pemeriksaan secara klinis, pemeriksaan penyakit penyerta jika ada, pemberian resep susu PKMK sesuai kebutuhan gizi balita, konseling gizi dan kesehatan serta edukasi cara pembuatan susu PKMK sesuai resep dokter spesialis anak.

”Setiap balita stunting mendapatkan 36 buah kotak susu PKMK dengan pemberian secara bertahap dan juga dilakukan evaluasi setiap 14 hari sekali,” imbuhnya.

Ia menyebut, dampak nyata dari program Besut Buka Gerbang Emas adalah adanya tren penurunan balita stunting sampai dengan bulan September 2024 ini.

”Harapannya dengan program inovasi ini dapat membantu penurunan stunting di Kabupaten Jombang secara berkelanjutan sehingga dapat membuat generasi penerus bangsa Kabupaten Jombang menjadi berkualitas untuk mampu bersaing menghadapi tantangan global,” pungkasnya.

Selain itu, Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo saat meninjau pelaksanaan program Besut Buka Gerbang Emas juga menegaskan, upaya menekan angka stunting adalah komitmen pemerintah untuk layanan kesehatan bagi masyarakat.

”Membicarakan stunting adalah bicara layanan kesehatan, dan layanan kesehatan adalah layanan dasar yang jadi kewajiban pemerintah untuk menghadirkannya semakin dekat semakin cepat kepada masyarakat,” ungkapnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Merajut benang historis kebersamaan para alumni SDN Kapanjin era 80-an, bertempat di Hotel Myze kab. Sumenep. Suasana berbahagia ini,…

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …