Paslon Bagus Sebut Penuntasan Pembangunan Jalan di Lamongan Butuh 3 Tahun

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cawabup Lamongan nomor urut 1, Firosya Shalati saat mensosialisasikan visi dan misinya dihadapan Pasukan Gajah Mada Nusantara di D'Kota Lamongan. SP/MUHAJIRIN
Cawabup Lamongan nomor urut 1, Firosya Shalati saat mensosialisasikan visi dan misinya dihadapan Pasukan Gajah Mada Nusantara di D'Kota Lamongan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, pembangunan infrastuktur jalan di Kabupaten Lamongan butuh waktu 3 tahun untuk menuntaskan, agar bisa memperlancar roda ekonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamongan nomor urut 1, Firosya Shalati, saat bersilaturahim dengan ratusan Pasukan Gajah Mada Nusantara, pada Minggu (20/10/2024) malam, di salah satu cafe di kota Lamongan.

Firosya Shalati yang akrab disapa Sosa menyatakan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, menjadi tantangan besar yang harus segera ditangani.

"Ketika kabupaten lain sudah fokus pada digitalisasi pemerintahan atau e-government, Lamongan masih perlu memikirkan bagaimana cara memperbaiki dan meratakan infrastruktur jalan," ujar Firosya, Senin (21/10/2024).

Dia mengakui bahwa tantangan ini berat, namun bersama pasangannya, Ghofur, dalam paket BAGUS (Bersama Ghofur-Firosya), mereka telah merumuskan solusi konkret untuk menyelesaikan masalah ini.

Menurut Sosa, salah satu anggota tim, Khusnul Yaqin, yang pernah menjabat sebagai Kepala BPKAD Kabupaten Lamongan, telah membuat perencanaan untuk menyelesaikan pemerataan pembangunan infrastruktur dalam 3 (tiga) tahun ke depan.

Fokus utama mereka adalah memastikan jalan-jalan di Lamongan, hingga ke poros desa, dapat dibangun dan diperbaiki dengan tepat waktu.

"Saat ini, beberapa daerah di Lamongan sedang ngebut dalam pembangunan infrastruktur, namun sayangnya, banyak yang belum selesai menjelang musim penghujan. Hal ini tentu sangat merepotkan bagi masyarakat," katanya.

Dia menekankan bahwa pasangan BAGUS akan memastikan pembangunan infrastruktur dilakukan dengan perencanaan yang matang agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Firosya juga menyoroti pentingnya infrastruktur jalan yang baik untuk mendukung sektor ekonomi, terutama dalam distribusi barang.

"Pertumbuhan ekonomi sulit tercapai jika distribusi terhambat karena jalan rusak. Akses jalan yang lancar adalah kunci untuk mengembangkan sektor ekonomi lainnya, termasuk UMKM," ujarnya.

Pasangan BAGUS berkomitmen untuk menggenjot sektor-sektor ekonomi unggulan di Lamongan, seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan kelautan.

Firosya juga menyampaikan harapannya agar generasi muda di Lamongan, khususnya Gen-Z, tidak hanya menjadi pekerja setelah lulus sekolah, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja dengan mengembangkan potensi agraris dan maritim di wilayah tersebut.

"Salah satu masalah utama di sektor pertanian adalah lambatnya distribusi pupuk yang disebabkan oleh infrastruktur jalan yang buruk. Ini berpengaruh pada biaya distribusi dan akhirnya merugikan petani. Oleh karena itu, pembangunan jalan menjadi prioritas utama dalam program kerja kami," tutur Firosya. jir

Berita Terbaru

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…