15 Desa di Malang Kekeringan, BPBD Distribusikan 2,7 Juta Liter Air Bersih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas BPBD Malang saat mendistribusikan air bersih di wilayah Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Petugas BPBD Malang saat mendistribusikan air bersih di wilayah Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti masalah kekeringan di musim kemarau sejak tanggal 4 September lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus mendistribusikan 2,7 juta liter air bersih ke belasan desa yang terdampak.

Lebih lanjut, BPBD dengan dibantu Perumda Tirta Kanjuruhan dan PMI Kabupaten Malang telah melakukan dropping 85 ribu liter air ke 22 lokasi tersebut. Baik desa maupun fasilitas penting, seperti sekolah dan puskesmas. Sedangkan untuk pola distribusi air pun tidak berubah. Setiap desa mendapat jatah antara 5 sampai 20 ribu liter air setiap harinya. 

”Total air yang telah didistribusikan adalah 2.711.150 liter air,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Senin (28/10/2024).

Sebagai informasi, pengiriman air bersih tersebut menyasar ke 15 desa terdampak kekeringan. Diantaranya menyebar di tujuh kecamatan. Yakni Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Donomulyo, Gondanglegi, Pagak, Kalipare, Bantur, dan Gedangan.

Dari tujuh kecamatan tersebut, Sumawe menjadi Kecamatan dengan jumlah Desa yang mendapat jatah terbanyak. Ada lima desa, yakni Sumberagung, Sitiarjo, Kedungbanteng, Ringinsari dan Harjokuncaran.

Kemudian urutan terbanyak kedua adalah Donomulyo dan Kalipare. Masing-masing ada tiga Desa. Di Donomulyo ada Sumberoto, Mentaraman, dan Tulungrejo. Lalu di Kalipare ada Putukrejo, Kalipare dan Arjosari.

Kemudian Gedangan ada Desa Segaran dan Tumpakrejo. Lalu Kecamatan Pagak dan Bantur yang hanya kekeringan di satu desa. Ada Sumberejo di Pagak, dan Bandungrejo di Bantur. Hingga menyasar sekolah dan puskesmas. Jumlahnya lima titik. Yakni Kecamatan Pagak, Sumawe, Donomulyo, dan Gondanglegi. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…