Sidang Lanjutan Dugaam Kasus Penggelapan CV MMA

Saksi Sebut Tak Ada Penggelapan, Uang CV MMA Murni Dipakai Terdakwa Untuk Urusan Perusahaan

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang kasus dugaan penggelapan di CV MMA di PN Mojokerto
Sidang kasus dugaan penggelapan di CV MMA di PN Mojokerto

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sidang lanjutan dugaan kasus penggelapan di CV Mekar Makmur Abadi (MMA) dengan terdakwa Herrman Budiyono kembali digelar di Pengadilan Negeri Mojokerto, Selasa (12/11/2024).

Sidang yang dilaksanakan sore hingga malam hari tersebut menghadirkan dua saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto. 

Dua saksi tersebut adalah Aulia Ulfa dan Ratih Maya Dewi. Keduanya merupakan bagian keuangan di CV Mekar Makmur Abadi (MMA) yang dikelola Terdakwa. 

Saksi Aulia Ulfa dalam persidangan mengatakan, dia bekerja sebagai admin di CV MMA dengan tugas mencatat keluar masuk keuangan termasuk pajak. Saksi mengaku tidak pernah mengetahui adanya perpindahan uang ke rekening Terdakwa.

Masih kata saksi, CV MMA memiliki nomor rekening untuk penampungan uang pekerjaan (pengeluaran dan pemasukan uang), namun sejak pengelolaan dipegang Terdakwa, rekening kemudian dipindah ke Terdakwa. Namun, fungsinya tetap sama untuk urusan pekerjaan (pengeluaran dan pemasukan uang).

Saksi juga mengaku mengetahui adanya perpindahan uang karena saksi yang mencocokkan buku tabungan dengan mutasi rekening koran.

Masih kata saksi, rekening CV MMA dipindah ke rekening Terdakwa namun fungsinya tetap sama untuk keperluan pekerjaan.

Saksi juga mengaku tak pernah melihat adanya pengeluaran dari rekening atas nama Herman yang untuk kerjaan dipakai untuk kepentingan pribadi Herman karena itu murni untuk kerjaan CV MMA dan Kartika Motor.

Namun saksi mengetahui bahwa adanya hutang saudara terdakwa ke CV MMA yang belum dibayar. Diantaranya adalah Rp 5 miliar san Rp 800 juta ke Kartika Motor, Rp 1,4 miliar ke rekening Julianti (kakak terdakwa), ke rekening Hadi Purnomo (kakak terdakwa) Rp 5 miliar dan 26 ribu $.

Saksi kedua adalah Karyawan MMA, Rakti Maya Dewi. Saksi bekerja di CV MMA sejak tahun 1999 kerja di Kartika Motor dan di CV MMA mulai Januari 2020 sampai sekarang. Saksi bertugas mencatat, memastikan orderan, cek stok barang dan juga transaksi keuangan.

Untuk urusan keuangan perusahaan kata saksi, CV MMA memiliki dua rekening yaitu BCA dan Danamon. Kemudian rekening itu berpindah ke rekening Terdakwa dan hal itu diketahui saksi karena diberitahu oleh Terdakwa karena rekening CV MMA takut diblokir.

Saksi menambahkan, keberadaan rekening pribadi Terdakwa juga untuk urusan pekerjaan. Dan saksi juga tak pernah mengetahui ada pengeluaran kepentingan pribadi Terdakwa dari rekening tersebut. 

Dan saksi juga menegaskan tidak ada untuk kepentingan pribadi Terdakwa, justru rekening itu dipegang oleh admin yaitu saksi dan saksi Ulfa untuk kepentingan CV MMA dan tidak ada sepersen pun untuk kepentingan pribadi Herman.

Masih kata saksi, dirinya pernah ditawari bekerja di tempat kakak Terdakwa yang bernama Yuli dan disuruh resign dari CV MMA. Namun Yuli mengatakan agar ajakan bekerja di tempat Yuli tersebut tidak diberitahukan ke Terdakwa. 

Usai sidang, Penasihat Hukum Herman Budiyono yakni Michael SH MH CLA, CTL, CCL mengatakan dua saksi yang didatangkan JPU tersebut sudah terang benderang mengungkap bahwa uang yang ditransfer dari CV MMA ke rekening Terdakwa adalah murni untuk urusan pekerjaan. 

“ Dan tidak ada satupun uang tersebut untuk kepentingan pribadi Terdakwa. Dan meski rekening tersebut atas nama Terdakwa namun semua pengeluaran dan pemasukan terkontrol oleh admin. Dan kedua saksi menegaskan tak pernah ada pengeluaran untuk kepentingan pribadi Terdakwa semua murni untuk urusan pekerjaan,” ujarnya. 

Michael menambahkan, kedua saksi juga menerangkan bahwa keberadaan Terdakwa Herman di CV MMA justeru menguntungkan perusahaan karena Terdakwa Herman yang mencari customer, supplier. Dwi

Berita Terbaru

Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder

Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder

Kamis, 23 Apr 2026 16:36 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Membludaknya kasus perceraian menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lamongan, dan pada Kamis, (23/4/2026) dilakukan…

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh tiga terdakwa d…

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dua pelaku curanmor di Wilkum Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil di bekuk Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, dua pelaku VA…

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…