Komisi II DPRD Gresik Minta Pemkab Lebih Serius Tangani Sektor Perikanan dan Kelautan

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhammad Kurdi, anggota Komisi II DPRD Gresik. SP/M Aidid
Muhammad Kurdi, anggota Komisi II DPRD Gresik. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Sektor perikanan dan kelautan menjadi perhatian serius anggota Komisi II DPRD Gresik. Karena sektor ini masih minim penanganan dari Pemkab Gresik. Termasuk, pada nasib nelayan yang tak bisa mencari nafkah dengan pergi ke laut ketika musim angin barat dan gelombang tinggi.

“Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dalam bentuk paket sembako, memang menjadi solusi jangka pendek bagi nelayan ketika musim angin barat. Tapi, tidak bisa menuntaskan permasalahan yang hampir setiap tahun dialami nelayan,” kata anggota Komisi II DPRD Gresik Muhammad Kurdi, Selasa (26/11/2024).

Ditambah lagi, data antara nelayan yang seharusnya sebagai penerima bansos paket sembako tidak sinkron atau tidak valid.

“Misalkan jumlah nelayan yang seharusnya menerima sebanyak 8.000 orang, tetapi Pemkab Gresik hanya menyediakan 5.000 paket sembako,” cetus dia.

Seharusnya, lanjut Kurdi, pemkab melalui DKP memiliki grand desain untuk mencari solusi agar perekonomian nelayan tak terganggu ketika musim angin barat.

”Misalnya, diadakan pelatihan dan bantuan permodalan untuk mengolah hasil laut hingga pemasaran. Khususnya ketika hasil tangkapan nelayan melimpah agar harga jual tidak anjlok karena stok melimpah," ucapnya.

Jadi tidak bisa setengah-setengah dalam pendampingan pada nelayan. Harus totalitas dan terencana dengan baik.

Solusi lain yang bisa saja dilakukan, sambung dia, pendampingan dengan bantuan modal dan pemasaran yakni budidaya ikan dalam kolam terpal ataupun tong di sekitar rumah nelayan. Ketika musim barat, hasil budidaya bisa dipanen untuk menutupi perekonomian keluarga.

“Banyak yang bisa ditawarkan. Misalkan pembesaran kepiting dalam wadah boks plastik susun. Ini juga sangat prospektif,” imbuh dia.

Politisi Partai Gerindra tersebut juga menyoroti kinerja DKP Gresik dalam menentukan nelayan yang menerima bantuan mesin perahu konversi Bahan Bakar Gas (BBG) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Sangat njomplang jumlah penerima antar rukun nelayan. Ini memicu kecemburuan,” papar dia.

Belum lagi, keluhan nelayan di Gresik karena ada nelayan dari daerah lain yang mencari ikan di perairan Gresik dengan menggunakan pukat harimau atau jaring trawl. Sehingga, merusak habitat di laut.

“DKP harus koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penertiban nelayan yang menggunakan jaring trawl. Ini melanggar hukum,” sergah dia.

Legislator yang mewakili daerah pemilihan (dapil) Sidayu-Ujungpangkah tersebut juga mempertanyakan komitmen pemkab dalam memaksimalkan hasil olahan ikan bandeng. Apalagi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memberikan bantuan gedung Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu.

“Dalam rapat kerja dengan DKP membahas usulan anggaran dalam R-APBD Gresik 2025, Komisi II juga mempertanyakan soal UPI itu. Alasan dari DKP, fasilitasnya belum lengkap karena belum ada cold storage. Dan Pemkab Gresik belum menganggarkan. Teman-teman Komisi II sudah menyarankan agar DKP Gresik berupaya mencari ke pemerintah pusat agar mendapat hibah cold storage. Supaya UPI bisa segera beroperasi maksimal,” urai dia.

Dengan berbagai permasalahan di sektor perikanan dan kelautan tersebut, Kurdi meminta agar pemkab memiliki perencanaan yang besar, terukur dan konsisten untuk menyelesaikannya.

Berita Terbaru

Polres Blitar Berhasil Ringkus 5 Kasus Narkotika dan Okerbaya, 8 Orang Jadi Tersangka

Polres Blitar Berhasil Ringkus 5 Kasus Narkotika dan Okerbaya, 8 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 29 Okt 2026 14:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar dalam waktu singkat berhasil mengungkap dan tangkap lima kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat keras…

Pasca Kebakaran, Pemkab Jombang Percepat Pemulihan Aktivitas Pasar Cukir

Pasca Kebakaran, Pemkab Jombang Percepat Pemulihan Aktivitas Pasar Cukir

Kamis, 29 Okt 2026 14:29 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Setelah insiden kebakaran menghanguskan puluhan lapak pedagang di Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Probolinggo Fasilitasi Pembinaan Remaja dan Calon Pengantin

Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Probolinggo Fasilitasi Pembinaan Remaja dan Calon Pengantin

Kamis, 29 Okt 2026 14:23 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mencegah perkawinan anak, memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung penurunan stunting dan angka kematian ibu…

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bakal melakukan perombakan pada dua organisasi perangkat daerah (OPD). Ini menyusul payung hukum berupa…

Lewat ‘Sarapan Pecel’, Disdukcapil Madiun Optimalkan Layanan Publik Adminduk

Lewat ‘Sarapan Pecel’, Disdukcapil Madiun Optimalkan Layanan Publik Adminduk

Kamis, 29 Okt 2026 12:17 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) program "Sarapan Pecel", Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akurat, dan akuntabel di tingkat desa dan kelurahan, ‎Pemerintah Kabupaten (…