BMKG Juanda: Cuaca Ekstrem Hingga Awal Desember

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Terjangan cuaca ekstrem di Surabaya, seperti angin kencang, disertai angin puting beliung dan hujan deras, khususnya di wilayah Surabaya Timur, hingga kawasan Sidoarjo, diakibatkan adanya awan cumulonimbus (CB), dan berpeluang hingga awal Desember 2024.

BMKG Juanda, menyebut, Jumat (29/11/2024) sore, diketahui adanya pergerakan awan CB yang sudah terpantau sejak Jumat siang.

“Setelah kami coba cross check dengan melihat histori pergerakan citra radar, memang di wilayah tersebut (Gubeng) pada rentang waktu jam 14.15 hingga 15.10 WIB, secara umum tertutup awan Cb. Dan puting beliung seperti yang kita tahu, itu dihasilkan dari awan Cb,” kata Ari, Forecaster on Duty, BMKG Juanda, Jumat (29/11/2024).

Kondisi yang sama, lanjut Ari, juga terjadi di Kecamatan Waru. Awan Cb berkumpul di wilayah tersebut sejak setelah shalat Jumat hingga sore hari, dan pergerakan awan dari arah barat daya menuju timur laut.

Meski demikian, Ari mengatakan kalau kemunculan awan Cb ini bukan anomali mengingat saat ini sudah masuk musim hujan.

“Jadi memang pertumbuhan awan Cb cukup aktif ya di musim hujan. Jadi memang tutupan awan Cb itu bisa cenderung lama di beberapa wilayah. Namun kejadian cuaca ekstrim seperti puting beliung tidak akan selama itu, mungkin paling lama 15 menit,” jelasnya.

 

Waspadai Cuaca Ekstrem

Prakirawan Cuaca BMKG Juanda itu menambahkan, berdasarkan rilis yang sudah disampaikan, potensi cuaca ekstrem di wilayah Surabaya dan sekitarnya diprediksi sampai 1 Desember.

Namun melihat dinamika cuaca beberapa hari terakhir, pihaknya memprediksi masih cukup berpeluang terjadi cuaca ekstrem setelah tanggal 1 Desember. Penyebabnya, kata Ari, dikarenakan sebagian wilayah Jawa Timur masih ada yang baru masuk musim penghujan, juga ada yang sudah masuk puncak musim hujan.

“Nah, pada awal musim hujan dan puncak musim hujan, biasanya pembentukan awan Cb cukup aktif. Dan seperti yang kita ketahui, awan Cb ini biasanya atau berpotensi membuat atau menghasilkan cuaca buruk seperti puting beliung, hujan es, maupun hujan disertai petir dan angin kencang,” jelasnya.

Karenanya, Ari mengimbau kepada masyarakat yang melihat adanya kumpulan awan gelap, untuk mengecek peringatan cuaca ekstrem citra BMKG, untuk melihat potensi cuaca ekstrem. Selain itu, karena saat ini sudah masuk musim penghujan, masyarakat diimbau untuk melakukan perantingan di sekitar pemukiman, membersihkan saluran air, dan langkah mitigasi lainnya. ana/rmc

Berita Terbaru

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Backstagers Indonesia Jawa Timur menyatakan sikap tegas terkait kasus hukum yang menimpa videografer asal K…

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…