Kades Bakungtemenggungan Prihatin Petani Gagal Panen Akibat Hama Tikus

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gagal panen jagung akibat serangan hama tikus. SP/ HIKMAH
Gagal panen jagung akibat serangan hama tikus. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam waktu hanya dua hari saja lahan jagung seluas 3,5 hektare, yang tinggal 2 Minggu lagi siap dipanen udes diserang hama tikus.

Tragedi ini menimpa petani Desa Bakungtemenggung Kecamatan Balongbendo dengan  kerugian akibat serangan hama tikus  ini ditaksir mencapai Rp30 juta lebih.

Panen jagung diperkirakan tinggal dua minggu lagi, tapi dalam dua hari saja, semua tanaman habis diserang tikus. Tidak ada yang tersisa,” ungkap Indra, Kamis (19/12), dengan nada kecewa.

Lahan yang merupakan tanah kas desa ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 35 ton jagung kering dengan nilai jual Rp140 juta (Rp4.000 per kilogram). Namun, serangan hama tikus menghancurkan seluruh hasil panen yang diharapkan, sementara dana yang dikua sudah Rp30 jutaan lebih.

Serangan hama tikus ini juga menjadi keprihatinan Kades Bakung temenggungan  Abu Dawud sebelumnya ia menyarankan agar petani melakukan pola tanam serentak untuk mengendalikan hama tikus agar serangan hama tidak terfokus pada satu lahan saja dan kemungkinan untuk musim penghujan ini memang kurang cocok untuk jagung untuk mengurangi risiko serangan hama tikus. “Dengan menanam serentak, tikus tidak akan terfokus pada satu sumber makanan,” ujarnya. 

Sementara itu Supriyani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan pembekalan pengendalian hama terpadu dan memasang rumah burung hantu untuk mengendalikan populasi tikus. Namun, ia menekankan pentingnya kekompakan antarpetani dalam menerapkan strategi ini.

“Kami berharap petani bisa lebih kompak. Tanam serentak adalah langkah penting agar tikus tidak menyerang satu lokasi saja. Ini perlu didukung oleh sinergi antara petani dan pemerintah,” ujarnya. Hdk/hik

Berita Terbaru

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Oleh: Odjie SamrojiPengurus HIMA Bid. Eksternal & Pengabdian Masyarakat Program S3 Manajemen Universitas Negeri Surabaya   Beberapa tahun terakhir, istilah …

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…