Hakim yang Diangpoi Ronald Tannur Ngaplo, Dikecoh Jaksa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hakim nonaktif Heru Hanindyo, yang memvonis bebas Ronald Tannur, praperadilannya tidak diterima alias gugur.
Hakim nonaktif Heru Hanindyo, yang memvonis bebas Ronald Tannur, praperadilannya tidak diterima alias gugur.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Heru Hanindyo, tersangka suap dari Ronald Tannur, kini ngaplo (melongo). Praperadilan yang diajukan hakim Pengadilan Negeri Surabaya (PN Surabaya) itu dinyatakan gugur. Ia dikecoh jaksa.

Ini karena perkara pokoknya telah dilimpahkan kejaksaan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sebelum Praperadilannya diperiksa. Dengan demikian permohonan praperadilannya gugur.

 Praperadilannya ditolak oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta selatan.

"Jadi sebagaimana tadi sudah dibacakan putusan praperadilan atas nama pemohon Heru Hanindyo oleh hakim tunggal telah dinyatakan permohonan praperadilan tersebut adalah gugur," kata pejabat Humas PN Jaksel, Djuyamto, dalam keterangannya, Jumat (20/12/2024).

"Pertimbangan singkat yang tadi disampaikan 'oleh hakim tunggal tersebut adalah oleh karena perkara pokok telah dilimpahkan ke 'Pengadilan Negeri Jakarta Pusat', jadi sebagaimana ketentuan hukum acara terkait dengan permohonan praperadilan, maka jika perkara pokoknya sudah dilimpahkan, maka perkara permohonan yang diajukan dinyatakan gugur," tambah Djuyamto.

Saat ini ada tiga hakim yang ditetapkan Kejagung sebagai tersangka dalam dugaan suap saat menjatuhkan vonis bebas Ronald Tannur. Suap dalam kasus penganiayaan yang berujung kematian Dni Sera Afriyanti. Mereka adalah Erintuah Damanik, Heru Hanindyo, dan Mangapul.

Berkas perkara ketiga hakim PN Surabaya yang menjatuhkan vonis bebas terhadap Ronald Tannur di pengadilan tingkat pertama telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta atau PN Jakpus pada Senin (16/12). Ketiga hakim tersebut, termasuk Heru Hanindyo segera disidang. n erc, rmc

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…