Dirut PT JGU Dukung Penuh Penutupan PT Puspa Agro

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ada hal yang mengejutkan terkait usulan penutupan PT Puspa Agro, dari tim DPRD Jatim. Ternyata, Mirza Muttaqien, sebagai Direktur Utama BUMD PT JGU, mengatakan mendukung penuh dan pasrah dengan keputusan yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu Gubernur Jawa Timur.  Sayang, bola panas dari DPRD yang sudah digelindingkan ke Pemprov Jatim, masih menggantung.

Hingga Jumat (20/12/2024), Pemprov Jatim masih belum memutuskan, kapan usulan DPRD Jatim itu direalisasikan. PT Puspa Agro ditutup. asetnya diamankan.

“Usulan sudah kita gulirkan. Hanya saja masih belum ada respon (dari Pemprov dan Gubernur). Yah kita tunggu saja. Mungkin (setelah pelantikan Gubernur Khofifah) direspon),” ucap anggota DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardhika, yang dihubungi Surabaya Pagi, Kamis (19/12).

 

Dirut PT JGU Dukung Penuh

Padahal, PT Jatim Grha Utama, induk dari PT Puspa Agro, mendukung penuh keputusan yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bila Puspa Agro harus ditutup dan dispin-off lepas dari JGU menjadi BUMD Pangan.

“Sebagai Direktur BUMD, senantiasa mendukung penuh keputusan yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Gubernur dan DPRD). Jadi kalau sudah ada keputusan, yah langsung dilaksanakan saja, All in..” kata Mirza Muttaqien, Direktur Utama BUMD PT JGU, kepada Surabaya Pagi, Kamis, melalui pesan tertulis.

Pernyataan Mirza Muttaqien itu saat diwawancarai Surabaya Pagi, Kamis (19/12/2024) terkait poin usulan Puspa Agro untuk ditutup dan dilepas dari PT JGU.

“Bagaimana menurut Bapak, terkait usulan Puspa Agro di spin-off menjadi BUMD Pangan. Jadi Puspa Agro dilepas dan tidak 'nyusu' terus ke PT JGU terus. Karena rugi terus. Apalagi selaras dengan program makan gratis, Apakah optimis bisa meraih profit bila di spin-off nantinya?”

Mirza malah ‘berceramah’ panjang lebar soal urgensi pembentukan BUMD Pangan di Jawa Timur. Selain itu di akhir pesan WhatsApp, Mirza menekankan dirinya siap mendukung penuh keputusan Gubernur Jatim bila Puspa Agro ditutup.

“Sebagai Direktur BUMD, senantiasa mendukung penuh keputusan yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Gubernur dan DPRD),” kata Mirza.

Mirza menjelaskan, selama dirinya menjadi Direktur Utama PT JGU, yang menaungi Puspa Agro, mengalami banyak tantangan. Terutama soal akses masuk ke Puspa Agro.

 

Tantangan Kelola Puspa Agro

“Banyak tantangan dalam mengelola Puspa Agro, disamping misi yang diemban hal lain adalah akses,” lanjut Mirza.

“Untuk melakukan optimalisasi kawasan, agar menarik investor untuk permodalan atau pengguna, sertifikat lahan juga diperlukan untuk membuat perikatan (perjanjian kerjasama),” tambahnya.

Sementara, Erlangga Satriagung, pria pernah yang menjabat sebagai Direktur PT JGU dan PT Puspa Agro, enggan menjawab wawancara dengan Surabaya Pagi. Erlangga, kini memimpin sebagai Direktur Utama PT Panca Wira Usaha Jatim.

“Walaah,  saya sudah tidak paham perkembangan Puspa Agro, mas. Sudah 7 tahun yang lalu terakhir saya pegang. Kini sudah tidak tahu (fokus pimpin PT PWU)," jawab Erlangga Satriagung, melalui pesan WhatsApp kepada Surabaya Pagi.

 

Pj Gubernur Belum Merespon

Sedangkan, saat Surabaya Pagi mencoba klarifikasi ke Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, terkait usulan DPRD Jatim untuk melepas dan menyetop Puspa Agro, masih belum mendapat respon.

Saat dikirim melalui pesan WhatsApp, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono hanya membaca pesan dari Surabaya Pagi tanpa merespon, soal usulan DPRD Jatim untuk menyetop Puspa Agro.

 

Puspa Agro Terbengkalai

Luluk Nur Hamidah, Bakal Calon Gubernur Jawa Timur menyebut Pasar Induk Puspa Agro milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) terbengkalai dan memprihatinkan.

Pernyataan itu disampaikan Luluk saat mengunjungi Pasar Puspa Agro dan melihat kondisi bangunan serta berbincang-bincang dengan para pedagang di sana, Rabu (11/9/2024).

Luluk menyebut Puspa Agro sebagai pasar induk yang dibangun dengan klasifikasi kelas Asia Tenggara, mestinya bisa memberi ruang kepada para petani dan peternak.

"Harusnya Puspa Agro menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Saya menyayangkan gubernur yang tidak memberikan perhatian serius apa yang sudah pernah ditanam, tapi kemudian dibiarkan tidak berkembang, dibiarkan layu dan pelan-pelan mati ya. Sementara ini semua adalah uang rakyat,” ingat Luluk. rko/rmc

Berita Terbaru

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Pola Makan Sehat Lewat B2SA di Sekolah

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Pola Makan Sehat Lewat B2SA di Sekolah

Rabu, 29 Apr 2026 14:26 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat edukasi pola makan sehat sejak dini kepada pelajar melalui program B2SA (Beragam,…

Mulai Banyak Diminati, 73 Sapi Sudah Terdaftar di Layanan Kurban RPH Surabaya

Mulai Banyak Diminati, 73 Sapi Sudah Terdaftar di Layanan Kurban RPH Surabaya

Rabu, 29 Apr 2026 14:07 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga saat ini, layanan pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya mulai diminati menjelang Hari Raya Idul…

Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

Rabu, 29 Apr 2026 14:01 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca demo sejumlah ojek online (ojol) kemarin, kini giliran sopir truk yang menggelar aksi demonya dengan memadati kawasan…

Kota Malang Diguyur Hujan Deras, BPBD Catat 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir

Kota Malang Diguyur Hujan Deras, BPBD Catat 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir

Rabu, 29 Apr 2026 13:47 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dilanda hujan deras mengakibatkan banjir di sejumlah titik di wilayah Kota Malang, Jawa Timur. Pasalnya, cuaca ekstrem berupa hujan…

Gunakan Program Inpres, Pemkab Tulungagung Usulkan Perbaikan Tiga Ruas Jalan Sekitar 60 Kilometer

Gunakan Program Inpres, Pemkab Tulungagung Usulkan Perbaikan Tiga Ruas Jalan Sekitar 60 Kilometer

Rabu, 29 Apr 2026 13:41 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2026 dengan total anggaran sekitar Rp91 miliar, Pemerintah Kabupaten…

Pembangunan Fisik Tersendat, Lelang Proyek Sepi Peminat  ‎

Pembangunan Fisik Tersendat, Lelang Proyek Sepi Peminat ‎

Rabu, 29 Apr 2026 13:25 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Sejumlah proyek pembangunan fisik di Kabupaten Madiun tersendat setelah beberapa kali proses lelang gagal akibat minimnya p…