Libur Nataru, Jumlah Penumpang Transportasi Bus di Madiun Melonjak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Lonjakan penumpang di Terminal Tipe A Purbaya Kota Madiun pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. SP/ MDN
Ilustrasi. Lonjakan penumpang di Terminal Tipe A Purbaya Kota Madiun pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) berdampak positif pada jumlah penumpang yang menggunakan jasa transportasi bus di Terminal Tipe A Purbaya Kota Madiun.

Pasalnya, selama libur nataru tersebut, terjadi kenaikan signifikan pada jumlah penumpang dibandingkan akhir pekan biasanya. Rata-rata per hari selama masa Posko Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025) yang dimulai sejak 18 Desember 2024 untuk AKAP sebanyak 4.544 penumpang. Dan untuk AKDP rata-rata sebanyak 2.219 penumpang per hari.

"Rata-rata jumlah bus yang masuk selama masa Nataru ada 320 kendaraan untuk AKAP dan 162 kendaraan untuk AKDP," ujar Kepala Terminal Purbaya Madiun I Made Budha Atmajaya di Madiun, Minggu (29/12/2024).

Sedangkan untuk hari biasa, rata-rata jumlah penumpang AKAP mencapai 3.440 penumpang per hari, sedangkan AKDP di hari biasa 2.219 penumpang per hari.

Lebih lanjut, pihaknya memprediksi puncak arus balik Nataru 2024/2025 terjadi pada tahun baru, yakni tanggal 1-2 Januari 2025, seiring dengan berakhirnya liburan.

"Untuk arus balik nataru, persiapan dari Terminal Purbaya Madiun, kurang lebih sama seperti menjelang arus mudik nataru lalu," katanya.

Menindaklanjuti adanya lonjakan penumpang pada trasportasi bus tersebut, skema yang diterapkan yakni jika peningkatan penumpang di atas 20 persen, maka terminal setempat akan mengerahkan bus bantuan yang dilengkapi dengan penerbitan izin insidental terhadap armada yang lulus ramp check. Namun jika penumpang di bawah 20 persen maka akan menggunakan bus cadangan.

Pihaknya juga turut mengimbau untuk lebih selektif terhadap pemilihan armada bus dengan melakukan pengecekan layak apa tidaknya armada.

"Pengecekan bisa dilakukan melalui aplikasi Mitra Darat yang dapat diunduh di Play Store," katanya.

Sementara itu, untuk tujuan favorit penumpang bus AKDP di Terminal Madiun yaitu dari Madiun ke Surabaya dan Malang. Kemudian, bus AKAP tujuan favorit masyarakat yaitu dari Madiun ke Solo, Yogyakarta, dan Jakarta. md-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…