SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan percepatan pembangunan layanan perbankan di IKN menjadi salah satu prioritas prioritas untuk melengkapi ekosistem yang dibutuhkan oleh warga yang akan berpindah ke Nusantara.
Kantor layanan perbankan ini ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I tahun 2026. Infrastruktur ini penting guna mendorong pelayanan jasa perbankan yang cepat dan efisien, sesuai dengan kebutuhan para penduduk IKN.
"Sarana dan prasarana di Ibu Kota Nusantara sudah kami siapkan," ujar Basuki, dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/1/2025).
Selaras dengan itu, Otorita IKN telah menggelar pertemuan bersama sejumlah investor perbankan terkemuka di Indonesia, beberapa waktu lalu. Pertemuan ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan kantor layanan jasa perbankan yang akan beroperasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Nusantara.
Groundbreaking Gedung BI 2023
Gedung perkantoran Indonesia atau BI mulai dibangun di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Kepala Otorita IKN Bambang Susantono bersama Presiden Joko Widodo telah melaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama kantor pusat BI pada Kamis, 2 November 2023.
Presiden Joko Widodo secara bergantian melakukan peletakan batu pertama untuk tiga bank BUMN yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. pada Kamis, 29 Februari 2024.
Dikutip dari Antara, pada kesempatan itu Presiden mengatakan keberadaan digital banking penting di IKN, untuk mendorong masyarakat agar betul-betul beralih kepada transformasi digital.
Membangun Bank Kaltimtara
Jokowi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Bank Kaltimtara di IKN pada Jumat, 1 Maret 2024. Menurut dia pembangunan Bank Kaltimtara menjadi langkah memajukan sektor keuangan di Kalimantan, sekaligus transformasi ekonomi Indonesia.
Dikutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara RI, Bank Kaltimtara yang memiliki modal terbesar di antara bank-bank pembangunan daerah (BPD) di Tanah Air, diharapkan dapat membentuk konsorsium dengan BPD lain di Kalimantan dan berfungsi sebagai koordinator untuk meningkatkan kekuatan modal dan daya saing. n jk/ec/rmc
Editor : Moch Ilham