Tekan Angka Stunting, Dinkes PPKB Kota Madiun Luncurkan Program Gelinting Simas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun Denik Wuryani (kiri) memberikan bantuan telur ayam 1 kilogram secara langsung kepada anak dengan kasus stunting melalui program Gelinting Simas (Gerakan Peduli Stunting untuk Generasi Emas)  
Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun Denik Wuryani (kiri) memberikan bantuan telur ayam 1 kilogram secara langsung kepada anak dengan kasus stunting melalui program Gelinting Simas (Gerakan Peduli Stunting untuk Generasi Emas)  

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya menekan kasus anak stunting, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun bersama RSUD setempat meluncurkan program Gelinting Simas (Gerakan Peduli Stunting untuk Generasi Emas) secara door to door atau langsung ke rumah-rumah. 

Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun Denik Wuryani di Madiun, Jumat, (7/2) mengatakan kegiatan tersebut diikuti para pegawai Dinkes dan RSUD Madiun yang secara door to door atau langsung ke rumah-rumah untuk 

"Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak yang mengalami stunting, khususnya dari keluarga kurang mampu dengan memberikan bantuan telur ayam," jelas Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun Denik Wuryani, Minggu (09/02/2025).

Sementara itu, terkait alur pemberian bantuan telur rencananya akan dilakukan sebanyak 12 kali selama tiga bulan. Setelah itu, program akan dievaluasi. Sedangkan saat ini, program tersebut menargetkan 230 balita dari total lebih dari 400 anak yang terdata mengalami stunting di Kota Madiun. 

"Ini sebagai bentuk kepedulian, pegawai Dinkes dan RSUD Kota Madiun secara pribadi menyisihkan dana mereka untuk membeli telur yang kemudian disalurkan langsung kepada anak-anak penderita stunting melalui sistem door to door," katanya.

Sehingga pemberian telur ini dapat membantu meningkatkan asupan gizi dan mencegah dampak jangka panjang dari stunting, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh dan kembang anak. md-01/dsy

Berita Terbaru

Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Rabu, 11 Feb 2026 10:16 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur Multazamudz Dzikri mengungkapkan lemahnya pembangunan dan pengelolaan sungai yang menjadi kewenangan P…

Diduga Keracunan MBG, 24 Siswa SD Tulungagung Alami Pusing dan Mual

Diduga Keracunan MBG, 24 Siswa SD Tulungagung Alami Pusing dan Mual

Rabu, 11 Feb 2026 10:05 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Program makanan bergizi gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto memang menuai pro kontra. Salah satunya, sebanyak…

Klaim Telah Urus Izin Tapi di SIMBG Masih Zonk, Pengelola Zam-Zam Residence "Berbohong"...?

Klaim Telah Urus Izin Tapi di SIMBG Masih Zonk, Pengelola Zam-Zam Residence "Berbohong"...?

Rabu, 11 Feb 2026 10:00 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebelumnya PT Zam-Zam pengembang perumahan Grand Zam-Zam Residence mengklaim telah mengurus izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)…

Permainan Jalur Merah di BC, Getarkan Menteri UMKM

Permainan Jalur Merah di BC, Getarkan Menteri UMKM

Selasa, 10 Feb 2026 20:09 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:09 WIB

KPK Telisik Importir yang Gunakan Jasa Kargo PT Blueray untuk Loloskan Barang KW, Palsu hingga Ilegal     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Selasa (10/2), K…

Bikin Proyek Fiktif, Bos PT Dana Syariah Indonesia Ditahan Bareskrim

Bikin Proyek Fiktif, Bos PT Dana Syariah Indonesia Ditahan Bareskrim

Selasa, 10 Feb 2026 20:05 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri menahan Direktur Utama PT Dana Syariah dua tersangka terkait kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia (DSI).…

Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

Selasa, 10 Feb 2026 20:01 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - 41 Obat bahan alam (OBA) dicampur bahan kimia obat (BKO) ditemukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sepanjang November hingga…