BPBD Catat Puluhan Rumah di Sidoarjo Rusak Diterjang Hujan Angin Kencang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi rumah warga yang rusak diterjang hujan angin kencang di Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA
Kondisi rumah warga yang rusak diterjang hujan angin kencang di Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo mencatat sebanyak puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan tiga orang dilaporkan luka-luka akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Senin (17/02/2025) kemarin.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB yang mengakibatkan sejumlah wilayah terdampak, salah satunya Desa Wedoro Klurak, Desa Klurak, dan Desa Kendalpecabean di Kecamatan Candi Sidoarjo.

"Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan. Total ada 20 rumah yang terdampak dan satu tempat usaha berupa indekos juga mengalami kerusakan," jelas Kepala BPBD Sidoarjo, Mustain Baladan, Selasa (18/02/2025).

Diketahui berdasarkan data BPBD, kerusakan rumah tersebar di beberapa desa. Di Desa Wedoro Klurak, sebanyak 13 rumah mengalami kerusakan ringan. Sementara di Desa Klurak, 6 rumah dan satu tempat usaha rusak ringan. Sedangkan di Desa Kendalpecabean, ada 3 rumah terdampak.

Selain kerusakan bangunan, tiga warga mengalami luka akibat tertimpa material atap yang terbawa angin. Mereka adalah Azza (3), Nadira (4), dan Gemi (60) yang harus mendapatkan perawatan di RSUD Sidoarjo.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan bantuan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan," tambah Mustain.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Jika ada kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi Call Center 112 atau BPBD Sidoarjo. "Kami telah memberikan bantuan terpal bagi warga yang Arab rumahnya rusak," pungkasnya. sd-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…