SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek otomotif asal China, BYD berhasil meraih penjualan positif sekaligus memperkuat posisinya di pasar Australia. Bahkan, raihan tersebut melebihi pencapaian rivalnya, Tesla.
Diketahui, BYD mengantongi sekitar 1.000 pemesanan untuk Sealion 7 selama dua minggu sejak periode booking dibuka. Sedangkan rivalnya, Tesla hanya memperoleh penjualan Model Y dan Model 3 dengan total 739 unit telah dikirimkan ke pelanggan.
Meskipun catatan ini terbilang impresif, Sealion 7 belum bisa didaftarkan menjadi kendaraan listrik terlaris di pasar negeri kanguru. Sebab, hasil tersebut bisa dicantumkan jika telah mengirimkan semua mobil dalam satu bulan kalender.
Pihaknya berharap pengiriman Sealion 7 akan segera dilakukan dan segera dipamerkan dalam Melbourne Motor Show 2025 yang akan berlangsung mulai 5-6 April mendatang. Pasalnya, model ini telah berhasil mempengaruhi pelanggan untuk membeli EV hampir dua kali lipat dari harganya.
“Kendaraan ini membuktikan bahwa performa dan kecanggihan kelas dunia tidak harus dibanderol dengan harga mewah,” jelas Chairman & Managing Director EVDirect, Luke Todd, Jumat (28/02/2025).
Semua model ditawarkan dengan baterai berkapasitas 82,56 kWh dengan jarak tempuh mencapai 482 km untuk tipe Premium dan 456 km untuk varian Performance.
Pilihan Premium akan memiliki motor listrik berkekuatan hingga 230 kW dan torsi 380 Nm dan Performance memiliki penggerak ganda yang menghasilkan total tenaga 390 kW dan torsi 690 Nm.
Sayangnya, pihak perusahaan belum membeberkan jumlah pasti dari pencapaian BYD di IIMS 2025. Tetapi, Luther pastikan torehan selama pameran berlangsung positif.
Sementara itu, untuk menyoal harga, di pasar Australia, Sealion 7 dibanderol mulai dari 54.990 dolar Australia (Rp 567,8 juta) untuk tipe Premium penggerak rear-wheel drive dan 63.990 dolar Australia (Rp 660,9 juta) untuk Performance berpenggerak all-wheel drive. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu