Perkara Mantan KPN Surabaya Rudi Suparmono, Tinggal Susun Dakwaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eks KPN Surabaya, Rudi Suparmono, saat dilimpahkan dari penyidik Kejagung ke jaksa penuntut umum Kejari Jakarta Pusat, Senin (3/3/2025).
Eks KPN Surabaya, Rudi Suparmono, saat dilimpahkan dari penyidik Kejagung ke jaksa penuntut umum Kejari Jakarta Pusat, Senin (3/3/2025).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Berkas penyidikan mantan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Rudi Suparmono dalam kasus dugaan suap vonis bebas Gregorius Ronald Tannur telah dilimpahkan ke Kejari Jakarta. Rudi segera diadili.

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar, menyebut penyidik pada Jampidsus Kejagung telah melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. "Iya sudah (dilimpahkan) ke Kejaksaan Negeri Jakpus," kata Harli kepada wartawan, Rabu (5/3/2025).

Rudi Suparmono diamankan pada Selasa (14/1), kemudian ditetapkan sebagai teraangka pada hari tersebut. Penyerahan tersangka dan barang bukti, kata Harli, dilakukan pada Senin (3/3). Dia mengatakan jaksa penuntut umum segera merampungkan surat dakwaan.

"Tahap 2 dari penyidik ke JPU di (Kejari) Jakpus kemarin tanggal 3 Maret 2025," ujarnya.

Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) mengaku telah menerima pelimpahan berkas perkara dan tersangka dugaan suap atau gratifikasi tersangka mantan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rudi Suparmono dari tim jaksa penyidik Kejaksaan Agung, pada Senin (3/3/2025), di Jakarta.

Demikian ditegaskan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Jakarta Pusat, Ruri Febrianto dalam keterangannya kepada wartawan.

Menurutnya, dengan diterimanya berkas dan tersangka (tahap dua-red) tersebut, selanjutnya tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan segera menyiapkan surat dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta agar disidangkan.

“Tim JPU segera akan menyusun surat dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Selanjutnya, pihak pengadilan yang akan mengagendakan kapan agenda pelaksanaan sidang dilakukan,” kata Ruri Febrianto menanggapi pelimpahan tahan dua kasus tersebut, Selasa (4/3/2025), di Jakarta.

Meski demikian, lanjut Kasi Pidsus, pihaknya akan tetap menahan Rudi Suparmono di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan untuk 20 hari ke depan, sejak tanggal 3 hingga 22 Maret 2025 sambil menunggu jadwal persidangannya.

 

Terima Suap 43.000 dollar Singapura

Tersangka Rudi Suparmono selaku Ketua PN Surabaya (saat itu – red) dituduh telah menerima uang suap sebanyak 43.000 dollar Singapura dari pengacara Ronald, yakni Lisa Rachmat. Uang tersebut diduga digunakan untuk mempengaruhi penunjukan majelis hakim yang akhirnya memberikan vonis bebas kepada Ronald Tannur.

Kejagung juga menemukan bukti – bukti aliran dana suap sebesar Rp3,5 miliar, yang diduga melibatkan sejumlah pihak, termasuk para hakim terkait. Kasus ini mencuat setelah Lisa Rachmat meminta Rudi Suparmono untuk mengatur siapa saja hakim yang akan menangani kasus tersebut. Uang suap yang diterima Rudi juga ditemukan dalam amplop yang berisi catatan bertuliskan “Untuk memilih hakim.”

 

Penghubung Pengacara Lisa Rachmat

Rudi adalah Ketua PN Surabaya ketika perkara Ronald Tannur mulai terdaftar Maret 2024. Dia diduga menjadi penghubung pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat, dalam menunjuk majelis hakim yang akan menangani perkara kliennya.

Adapun Lisa mengenal Rudi melalui mantan pejabat MA, Zarof Ricar. Lisa menghubungi Zarof untuk dipertemukan dengan Rudi selaku Ketua PN Surabaya pada Maret 2024 lalu.

"Tersangka LR meminta kepada ZR agar diperkenalkan kepada RS yang saat itu menjabat sebagai kepala PN Surabaya. Bermaksud untuk memilih hakim yang akan menyidangkan Ronald Tannur," ucap Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Abdul Qohar dalam konferensi pers di gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (14/1).

Lisa diduga meminta majelis hakim yang akan menyidangkan kasus Ronald Tannur. Rudi menjawab, hakim yang dipilih adalah Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo. Pertemuan lanjutan antara Lisa dan Rudi pun digelar. Lisa meminta agar Erintuah Damanik ditetapkan sebagai ketua majelis hakim.

Rudi lalu bertemu dengan Erintuah dan membicarakan soal ketua majelis hakim. Rudi menyampaikan bahwa Erintuah-lah yang akan menjadi ketua majelis hakim.

Kejagung menduga Rudi mendapat SGD 63 ribu atau setara Rp 770 juta. KPK juga sudah menggeledah rumah Rudi dan menemukan duit Rp 21 miliar.

"Diduga mendapatkan bagian 20.000 dolar Singapura melalui tersangka ED (Erintuah Damanik) dan yang langsung diberikan oleh Lisa sebesar 43.000 dolar Singapura," kata Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Kejagung, Jakarta Selatan. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tiga terdakwa PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dalam perkara dugaan korupsi proyek pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak…

Arisan Online Fiktif Raup Untung Miliaran, Polda Jatim Amankan Tersangka Warga Bali

Arisan Online Fiktif Raup Untung Miliaran, Polda Jatim Amankan Tersangka Warga Bali

Rabu, 12 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wanita asal Bali berinisial JNK dibekuk Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur usai terlibat dugaan tindak pidana penipuan online…

Bapanas Salurkan Pangan Beras 30 Kg untuk Warga Surabaya, Dimulai dari Lidah Kulon

Bapanas Salurkan Pangan Beras 30 Kg untuk Warga Surabaya, Dimulai dari Lidah Kulon

Rabu, 12 Agu 2026 15:53 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog mulai menyalurkan bantuan pangan komoditas beras untuk masyarakat penerima manfaat …

Kapolres Madiun Kota Ajak Mahasiswa hingga Buruh Jaga Kamtibmas ‎

Kapolres Madiun Kota Ajak Mahasiswa hingga Buruh Jaga Kamtibmas ‎

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban mas…

Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah dan GPM Serentak, Ada Beras dan Minyak Harga Terjangkau

Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah dan GPM Serentak, Ada Beras dan Minyak Harga Terjangkau

Rabu, 12 Agu 2026 15:37 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus melibatkan UMKM dan kelompok tani setempat, Pemerintah…

Soal Bendera Demokrat yang Masih Bertebaran, Istono: Sudah Kami Bersihkan

Soal Bendera Demokrat yang Masih Bertebaran, Istono: Sudah Kami Bersihkan

Rabu, 12 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:35 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Ketua DPC Partai Demokrat Kota Madiun Istono angkat bicara terkait masih terpasangnya sejumlah bendera partainya di sejumlah ruas…