Efisiensi Anggaran, Bupati Situbondo Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Baru Senilai Rp 1 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. SP/ STB
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Adanya aturan efisiensi anggaran yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo turut menjalankan perintah dengan membatalkan atau menghapus pengadaan mobil dinas baru bupati.

Diketahui, pembatalan pengadaan mobil dinas baru Bupati Situbondo tersebut rencananya akan dibelikan dengan merek Toyota Alphard senilai sekitar Rp 1 miliar tahun anggaran 2025. Namun, pengadaan tersebut telah disampaikan ke Sekda setempat untuk dihapus.

"Itu (mobil dinas baru) pengajuan tahun lalu (pemerintahan sebelumnya) dan bukan kami yang mengajukan," jelas Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Kamis (06/03/2025).

Penghapusan pengadaan mobil dinas baru bupati itu menjadi bagian dari komitmen Pemkab Situbondo sesuai arahan pemerintah pusat. Disatu sisi mobil dinas bupati dan wakil bupati Situbondo yang ada saat ini masih ada dan layak untuk digunakan.

"Apalagi korban banjir bandang beberapa waktu lalu masih banyak rumah mereka yang belum diperbaiki, kok saya tiba-tiba pakai Alphard, makanya saya minta dihapus," ucapnya.

Sementara itu, dalam melakukan tugas dinasnya, sementara Bupati Rio mengaku menggunakan mobil pribadinya untuk kegiatan sehari-hari menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

"Hari ini saya pakai mobil pribadi untuk kegiatan sehari-hari, mobil dinas yang lama juga masih ada," imbuhnya. st-01/dsy

Berita Terbaru

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek,…