Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas Utama Pemkab Banyuwangi 2025-2030

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Paripurna Masa Jabatan 2025-2030, di Gedung DPRD Kabupaten Banyuwangi. SP/ BYW
Rapat Paripurna Masa Jabatan 2025-2030, di Gedung DPRD Kabupaten Banyuwangi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dibawah kepemimpinan Bupati Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati (Wabup) Mujiono, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi komitmen memprioritaskan pengentasan kemiskinan sebagai bentuk untuk menyukseskan program penurunan angka kemiskinan menjadi 4,5 persen dalam Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Pengentasan kemiskinan tersebut akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya periode kedua bersama dengan wakilnya Mujiono selama lima tahun ke depan. Melihat di tahun 2024 lalu, Banyuwangi menjadi kabupaten ketiga dengan urutan kemiskinan terendah yakni 6,54 persen.

"Prioritas utama kami yaitu mempercepat pengentasan kemiskinan, karena kemiskinan merupakan permasalahan prioritas yang diutamakan di level provinsi dan level nasional. Kami tingkatkan pendapatan orang miskin, kami bantu beban pengeluaran mereka dan kami cegah munculnya transmisi kemiskinan baru," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (06/03/2025).

Sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan hasil yang cepat dan nyata, duet Ipuk-Mujiono telah menyiapkan sejumlah program prioritas dan quick win yang akan dilaksanakan. Quick win ini penting untuk memberikan fokus dan orientasi kerja nyata dalam skala prioritas yang cepat.

Selain prioritas utama, juga ada dua prioritas wajib dan tiga prioritas pengungkit, dengan berbagai program pembangunan yang akan dijalankan. Dua prioritas wajib tersebut diantaranya, pendidikan dan kesehatan. 

Pendidikan harus berkualitas dan merata untuk generasi Banyuwangi yang lebih berdaya saing, berakhlak, dan berkarakter dengan memberikan beasiswa kuliah untuk seribu anak muda Banyuwangi, pendirian Institut Seni Indonesia di Banyuwangi, zero drop out di kalangan pelajar, dan tidak ada sekolah rusak, pembangunan TPA Wongsorejo dan TPS Karetan.

Kemudian, jaminan kesehatan untuk seluruh penduduk, pendirian rumah sakit di daerah selatan Banyuwangi, pusat jantung dan stroke di RSUD Blambangan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, serta peningkatan SDM dan sarana prasarana.

Berikutnya, terdapat tiga prioritas pengungkit, yakni penguatan sektor unggulan rakyat, mempercepat pemerataan infrastruktur dasar, sosial dan ekonomi, serta mempercepat digitalisasi layanan publik.

"Dan penyelesaian pembangunan Jalan Lintas Timur (JLT) dan Jalan Lintas Selatan (Pansela), peningkatan kualitas jalan pada 518 ruas jalan kabupaten, serta perbaikan 10 ribu perbaikan rumah tidak layak huni," katanya. by-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…