SURABAYAPAGI.com, Malang - Momen cuti Lebaran 2025 mengakibatkan jumlah kedatangan penumpang di Stasiun Malang paling tinggi. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat telah melayani sebanyak 8.583 penumpang di Stasiun tersebut.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengungkap, angka penumpang tersebut masih bersifat sementara sehingga jumlahnya akan terus bertambah, karena masih ada jam keberangkatan maupun kedatangan kereta api hingga malam hari.
"Pada hari terakhir libur Lebaran 2025, jumlah penumpang yang tiba 5.672 orang dan 2.911 total orang berangkat, sehingga jumlah penumpang di Stasiun Malang sebanyak 8.583 orang," jelasnya, Selasa (08/04/2025).
Kenaikan jumlah penumpang di Stasiun Malang meningkat mulai H+1 hingga H+6 Lebaran. Pada H+1 Lebaran terdapat 3.982 penumpang turun di Stasiun Malang, kemudian saat H+2 jumlahnya naik menjadi 4.244 orang, dan H+3 terdapat 4.506 orang tiba di lokasi setempat.
"Penumpang yang turun di Stasiun Malang pada H+4 ada 5.156 orang dan 5.636 orang saat H+5," ujarnya.
Sedangkan, untuk grafik keberangkatan penumpang lebih cenderung fluktuatif, dimana pada H+1 Lebaran terdapat 3.149 orang berangkat dari Stasiun Malang, kemudian naik di H+2 menjadi 3.282 orang.
Namun, pada H+3 angka penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang turun menjadi 3.234 orang.
"Pada H+4 sebanyak 3.596 penumpang berangkat, sebanyak 3.517 penumpang di H+5, dan hari ini atau H+5 sementara tercatat ada 2.911 penumpang berangkat," ujar dia.
Jika diakumulasikan, maka selama arus 2 April hingga 7 April 2025 terdapat 48.885 penumpang di Stasiun Malang, terdiri dari 19.689 angka keberangkatan dan 29.196 kedatangan.
Sebagai informasi, selama masa angkutan Lebaran 2025, setiap harinya di Stasiun Malang memberangkatkan 13 kereta api jarak jauh, terdiri dari 11 kereta api jarak jauh regular dan dua kereta api jarak jauh tambahan. Total terdapat 6.614 tempat duduk yang disediakan per hari untuk mengakomodasi kebutuhan perjalan masyarakat. ml-01/dsy
Editor : Desy Ayu