Heboh! Tesla Kini Hadapi Tuduhan dan Gugatan Masalah Odometer Tak Akurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Interior Tesla yang serba canggih. SP/ JKT
Interior Tesla yang serba canggih. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, perusahaan milik Elon Musk yakni Tesla harus menghadapi gugatan dengan tuduhan odometer pada kendaraan listrik Tesla menunjukkan angka yang tidak akurat yang diajukan di California, Amerika Serikat, Jumat (18/04/2025).

Gugatan tersebut diajukan Firma hukum Singleton Schreiber pada tanggal 4 April lalu. Pasalnya, dikhawatirkan kalangan pemilik Tesla, terutama karena garansi kendaraan merek tersebut terikat pada batasan jarak tempuh. 

Dan jika ketidakakuratan odometer ini berpotensi menyebabkan mobil-mobil Tesla kehilangan masa garansinya lebih cepat dari seharusnya. Bahkan, mereka menyatakan bahwa Tesla Inc. dengan sengaja melebih-lebihkan jarak yang ditempuh oleh kendaraan Tesla, atau setidaknya mentolerir ketidakakuratan substansial dalam jarak yang ditempuh yang menguntungkan Tesla.

Lebih lanjut, gugatan tersebut menjelaskan bahwa praktik ini diduga terjadi karena Tesla menggunakan sistem odometer yang memanfaatkan algoritma prediktif, metrik konsumsi energi, dan pengganda perilaku pengemudi yang memanipulasi dan salah menggambarkan jarak sebenarnya yang ditempuh oleh Kendaraan Tesla.

Menurut penggugat utama dalam kasus ini, Nyree Hinton, selama enam bulan pertama kepemilikannya, mobil tersebut mencatat rata-rata 2.217 mil per bulan (3.568 km), yang dengan cepat mendorong odometer melewati batas 50.000 mil (80.467 km) yaitu batas dasar garansi mobil tersebut kedaluwarsa.

Namun, selama satu tahun kepemilikan berikutnya, penggugat melaporkan bahwa odometer Model Y miliknya mencatat rata-rata jarak tempuh hanya 1.415 mil per bulan (2.277 km). Hinton mengklaim bahwa jarak tempuh hariannya justru meningkat selama periode tersebut, namun odometer malah menunjukkan penurunan rata-rata sekitar 800 mil per bulan (1.287 km).

Hinton juga menuduh bahwa mobilnya secara konsisten menunjukkan akumulasi jarak tempuh yang dipercepat dengan berbagai persentase, mulai dari 15 hingga 117 persen.

Selain pengalaman pribadinya, gugatan tersebut juga mengklaim bahwa penggugat telah menemukan bukti di platform media sosial Reddit dan lainnya dari pemilik Tesla lain yang telah melaporkan lonjakan pembacaan odometer yang tidak dapat dijelaskan, terutama menjelang kadaluarsa garansi.

Saat ini, Kasus tersebut akan menjadi perhatian industri otomotif dan pemilik kendaraan listrik secara luas, terutama terkait dengan transparansi dan akurasi sistem pengukuran jarak tempuh pada kendaraan modern. jk-01/dsy

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…