Kakek Berusia 61 Tahun Tewas di Aliran Parit Desa Ngoran Blitar

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kakek Saparodin (61) ditemukan tewas di aliran Parit di seberang rumahnya. SP/ Lestariono
Kakek Saparodin (61) ditemukan tewas di aliran Parit di seberang rumahnya. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Salah satu warga desa Ngoran Kec.Nglegok Kabupaten Blitar, pada Kamis (1/5-'25) sekitar pukul.16.45 ketika saksi mau membuang sampah di aliran Parit di seberang rumahnya, terkejut melihat Kakek Saparodin 61 tetangganya dalam posisi tergeletak di aliran Parit.

Melihat hal itu Saksi Yami coba mendekat ke korban, namun kakek berdiam diri tanpa bergerak, setelah saksi lebih dekat ternyata kakek usia 61 tahun itu sudah meninggal dunia, selanjutnya saksi memberitahukan ke warga sekitar dan di teruskan ke perangkat desa setempat.

Hal itu di sampaikan Kapolsek Nglegok lewat Kasi Humas Polres  Blitar Kota Iptu Samsul Anwar pada awak media tadi pagi Jumat,Mei 2025 di ruang kerjanya 

"Sebelumnya saksi Yami, jugs salah satu tetangganya Dandri 54 tetangga korban , pagi hari !Kamis 1 Mei melihat korban masih aktifitas di rumahnya seperti hari hari sebelumnya,    namun sekitar sore hari mendengar bahwa korban telah meninggal dunia di tepian aliran Parit, akhirnya kejadian itu di laporkan ke Polsek oleh perangkat desa Ngoran bersamabeberapa warga termasuk saksi." Kata Iptu Samsul dengan menunjukan foto korban saat di periksa team Inafis Sat.Reskrim dan team kesehatan Puskesmas Ke Ngelgok di saksikan Kades dan perangkat Desa Ngoran, dan  pihak keluarga korban.

Setelah di lakukan pemeriksaan kondisi korban, tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, akhirnya sesuai permintaan keluarga korban, untuk di bawa ke rumah korban, sekaligus pihak keluarga korban membuat surat pernyataan yang di ketahui Kades Ngoran

"Dari hasil olah TKP, bahwa benar korban tidak di temukan tanda tanda kekerasan, di duga korban jatuh dan terbentur bebatuan dalam parit kepala bagian kepala belakang, saat hendak buang air besar, dan pihak keluarga menyampaikan bahwa korban idap penyakit Paru dan Jantung,sejak 2 tahun lalu, dan kondisi kaki korban bengkak karena penyakitnya, akhirnya korban di bawa pulang sesuai permintaan keluarganya untuk di makamkan." Pungkas Iptu Samsul. Dalam olah TKP. di amankan celana dan baju korban, uang Rp 100 ribu. les

Tag :

Berita Terbaru

Kadis Kominfo Madiun Noor Aflah Ikut Diperiksa, KPK Telusuri Kasus OTT Maidi

Kadis Kominfo Madiun Noor Aflah Ikut Diperiksa, KPK Telusuri Kasus OTT Maidi

Rabu, 15 Apr 2026 13:29 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 13:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemeriksaan saksi dalam pengembangan kasus OTT yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, kembali menghadirkan sejumlah pej…

SGM Eksplor Dukung Film Na Willa, Ajak Orang Tua Perkuat Peran dalam Tumbuh Kembang Anak

SGM Eksplor Dukung Film Na Willa, Ajak Orang Tua Perkuat Peran dalam Tumbuh Kembang Anak

Rabu, 15 Apr 2026 12:04 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 12:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – SGM Eksplor mengajak para orang tua, khususnya ibu, untuk memperkuat peran dalam mendampingi tumbuh kembang anak melalui pendekatan y…

BPR Jwalita Trenggalek Raih Golden Trophy Top Pembina BUMD 2026

BPR Jwalita Trenggalek Raih Golden Trophy Top Pembina BUMD 2026

Rabu, 15 Apr 2026 11:23 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - PT BPR Jwalita Kabupaten Trenggalek raih golden trophy top BUMD award 2026. Golden trophy diraih bank e wong nggalek setelah…

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota Mojokerto Tekankan Peningkatan PAD

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota Mojokerto Tekankan Peningkatan PAD

Rabu, 15 Apr 2026 11:21 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (…

Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET

Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET

Rabu, 15 Apr 2026 11:17 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini memang marak stok LPG subsidi 3 kilogram (Kg) mulai langka di berbagai daerah. Meski demikian, Pemerintah Kota…

Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750

Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750

Rabu, 15 Apr 2026 11:10 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 227 calon jemaah haji (CJH) di Kota Madiun, Jawa Timur, bakal menerima uang saku untuk kebutuhan biaya hidup (living cost)…