Rumah Bos Qnet, Tobing Digerebek Tim Cobra Polres Lumajang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan tim Cobra.
Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan tim Cobra.

i

SURABAYA PAGI, Kediri- rumah Managing Director PT. Amoeba Internasional Gita Hartanto alias Tobing, digerebek Tim Cobra Polres Lumajang, Kamis (3/10).

Rumah tersebut berada di Jl. Argo Wilis Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Hasil penggerebelan ini, sejumlah barang bukti termasuk uang sebesar Rp. 130 juta turut diamankan.

Kasus money games dengan mekanisme menggunakan sistem skema piramida, dijalankan direksi PT Amoeba International bernama MK (48). Setelah dilakukan penyelidikan, berafiliasi dengan PT Q-Net sebagai induk perusahaan yang menjalankan perdagangan skema piramida.

Kasus kini ditangani Polres Lumajang ini, kemudian memanggil tiga bersaudara memegang usaha Qnet ini.

Masing-masing Gita Hartanto alias Tobing, Deni Hartoyo dan Tri Hartono, dihadirkan sebagai saksi. Namun didapat keterangan jika mereka sakit, dan saat ini menjalani perawatan medis di RS. Pantai Hospital Kuala Lumpur Malaysia.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SIK, menyatakan polisi masih memiliki satu kali kesempatan untuk melakukan pemanggilan.

“Jika pada panggilan kedua tidak diindahkan, maka polisi bisa membawa paksa para saksi ke Polres Lumajang,” terangnya dalam siaran pers. Hal itu kemudian dibuktikan dengan mendatangi semua rumah manajemen Qnet.

“Semua kita datangi dan kita amankan seluruh barang bukti termasuk yang berada di bawah tanah milik Pak Tobing. Karena hasil dari kegiatan ini dinikmati mereka bertiga,” tukas salah satu anggota tim Cobra di sela penyitaan barang bukti.

Lalu dimanakan Tobing? Didapat keterangan dari salah satu karyawan, jika Tobing telah dua minggu ini berada di Malaysia untuk pengobatan.

“Bapak masih di luar negeri, sempat pulang setelah dua minggu disana. Kemudian kembali lagi dan sekaramng telah dua minggu disana,” ungkap salah satu karyawan.

Sebanyak 4 laptop, bukti pembayaran, 2 kardus berisi stater kit, satu printer, tujuh senter, tiga spanduk, dua tas ransel, empat laptop, uang Rp. 130 juta.

“Ini tadi ada 2 laptop yang mau disembunyikan, akhirnya turut kita amankan,” jelas salah satu anggota tim Cobra..can

Berita Terbaru

Batang Hidungnya tak Tampak

Batang Hidungnya tak Tampak

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga semalam (12/7), mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, masih belum…

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Inggris mengandalkan kedalaman skuad yang merata dan ketajaman Harry Kane, sedangkan Argentina bermodal mental juara bertahan dan…

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejak Sabtu, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) Febrie ditetapkan tersangka…

Jangan Saling Buka Borok

Jangan Saling Buka Borok

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya mendukung pelimpahan 3 kasus korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Agung…

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di balik dinding kayu sebuah rumah di Sentul, Bogor, penyidik menemukan brankas tersembunyi berisi 74 kilogram emas dan uang tunai…

Bukan Sekadar Perpindahan Penanganan Perkara

Bukan Sekadar Perpindahan Penanganan Perkara

Minggu, 12 Jul 2026 22:18 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menghormati kesepakatan antara Polri dan Kejagung yang memutuskan penanganan perkara Febrie Adriansyah kepada Kejagung. Kita…