Pasca Digerebek, Bos Qnet Tobing Ditetapkan DPO dan Rumahnya Langsung Sepi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Tobing yang tampak sepi. Foto: AriS
Rumah Tobing yang tampak sepi. Foto: AriS

i

SURABAYA PAGI, Kediri- Pasca penggerebekan oleh Tim Cobra Satreskrim Polres Lumajang,  rumah milik Gita Hartanto atau Tobing, berada di Jl. Argo Wilis Kecamatan Semen Kabupaten Kediri lansung sepi.

Padahal sebelumnya rumah ini tidak pernah sepi dari pengunjung hingga berjumlah ratusan jika akhir pekan.

Terpisah, PT. Amoeba Kediri mengajukan praperadilan terhadap Polres Lumajang terkait penggeledahan dan penyitaan barang bukti bisnis Multi Level Marketing (MLM) QNet. 

Kemudian mereka juga menggugat Rp 100 miliar tim Cobra. Kabar terbaru justru Tobing bersama dua saudaranya, Deni Hartoyo dan Tri Hartono, telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Keberanian jajaran Polres Lumajang ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari sejumlah warga di Kediri, karena menggangap sosok Tobing bagaikan kebal hukum.

Mantan pemilik usaha Inul Vista Karaoke Kediri di Pasaraya Sri Ratu yang  kemudian terpaksa ditutup karena kasus prostitusi bawah umur. Kini yang nampak tersisa usahanya adalah salah satu cafe di Kediri Town Square.

“Usai digeledah bulan lalu, sekarang rumahnya tertutup rapat dan seperlunya dibuka saat ada mobil keluar masuk. Tidak seperti sebelumnya, banyak mobil dari luar Jawa yang berdatangan sejak pagi hingga malam hari,” jelas beberapa warga tinggal di sekitar rumah Tobing.

Apakah benarkah Tobing saat ini berada di Malaysia? Salah satu advokat senior di Kediri, M. Akson Nul Huda meragukan kebenaran hal tersebut.

“Jika Pak Tobing berada di Malaysia, terus membuatkan surat kuasa kepada pengacara untuk mengajukan gugatan dimana? Apakah pengacaranya kesana? Kabarnya beliau sakit?,” ujarnya.can

Tag :

Berita Terbaru

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dan taliasih bagi pilar-pilar kesejahteraan…

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…