Jenderal-jenderal Purnawirawan Bermanuver

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini tercatat ada tiga jenderal TNI-AD yang ada di pusaran Presiden Prabowo Subianto. Mereka adalah Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan. Jenderal (Purn) Wiranto dan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.

Baru penasihat Presiden Bidang Pertahanan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, yang bikin terobosan. Mantan Kasad ini umumkan agenda Presiden Prabowo Subianto untuk bertemu dengan Forum Purnawirawan TNI yang mengeluarkan 8 tuntutan. Namun, Dudung tak menyebut jadwal pasti pertemuan itu.

Dudung bahkan berani menyebut 8 tuntutan yang ramai diusulkan Forum Purnawirawan TNI itu hanya menyatut nama. Dia mengatakan forum Purnawirawan TNI yang resmi tidak menyatakan sikap seperti yang tertulis dalam 8 poin tersebut.

"Bahkan beliau (Prabowo) akan beri peluang untuk bertemu mereka-mereka (bertemu forum purnawirawan TNI). Enggak ada masalah," kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, (5/5/ 2025).

Menurut Dudung, Forum Purnawirawan TNI yang mengusulkan pemakzulan Gibran membawa kepentingan pribadi. Mereka hanya mengatasnamakan nama purnawirawan TNI. Padahal, tidak semua purnawirawan setuju.

“Seakan-akan mewakili purnawirawan TNI. Saya rasa tidak. Jangan kemudian kepentingan pribadi justru mengatasnamakan purnawirawan. Padahal tidak seperti itu,” kata dia.

Nah, ini penjelasan Jenderal (Purn) penasihat Presiden Bidang Pertahanan.

 

***

 

Saat ini beredar kabar ratusan pensiunan TNI dari berbagai tingkatan pangkat tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI. Forum ini mengeluarkan delapan poin pernyataan sikap di awal pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Beberapa poin dalam pernyataan sikap itu ialah permintaan kembali menganut naskah UUD 1945 yang asli, melakukan kocok ulang kabinet bagi menteri yang diduga korupsi, dan menindak tegas pejabat aparat yang terkait kepentingan Presiden ke-7 Jokowi.

Apakah ini manuver para purnawirawan ini yang ingin menjauhkan Gibran dari Prabowo, termasuk untuk kontestasi pemilu pada 2029 mendatang.

Poin pernyataan sikap purnawirawan ini, bisa isyarat Gibran  menjadi beban politik bagi Prabowo untuk maju di 2029.

Maklum, mereka ini bukan sembarang purnawirawan TNI. Mereka pernah menjadi jenderal di masanya, dan jabatannya saat itu bukan kaleng-kaleng.

Ada Try Sutrisno (mantan wakil presiden ke enam), Fachrul Razi (mantan Menteri Agama), Tyasno Soedarto (mantan KSAD), Slamet Soebijanto (mantan KSAL), dan Hanafie Asnan (mantan KSAU). Mereka ini, bersama ratusan purnawirawan lainnya menyampaikan petisi kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ada petisi yang tajam: mendesak kepada MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) mengambil langkah mengganti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Alasannya, proses pencalonannya dianggap melanggar hukum.

Jujur, saya agak terusik dengan aksi para purnawirawan tersebut. Karena, mereka punya portofolio yang “bukan sembarang purnawirawan”.

 

***

 

 Kini, Kabinet Merah Putih juga diisi oleh beberapa nama purnawirawan TNI. Ada nama Sjarie Sjamsoeddin, Wiranto, Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Terawan Agus.

Ada Marsda (Purn.) Doni Hermawan, sebagai Wakil Menteri Pertahanan; Mayor (Purn.) Ossy Dermawan, sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional; Lodewijk Freidrich Paulus, sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan; Marsda (Purn.) Bambang Eko Suharyanto, sebagai Wakil Menteri Sekretaris Negara;  Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan, sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan. Kemudian ada Letjen TNI (Purn.) M Herindra, sebagai Kepala BIN

dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

Presiden Prabowo Subianto, saat melantik sejumlah tokoh menjadi penasihat khusus presiden, utusan khusus presiden, dan staf khusus presiden, mengumumkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 137 Tahun 2024 tentang Penasihat Khusus Presiden, Utusan Khusus Presiden, Staf Khusus Presiden, dan Staf Khusus Wakil Presiden tertanggal 18 Oktober 2024.

Mengutip dari peraturan tersebut, ada penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan penasihat khusus presiden, utusan khusus presiden, dan staf khusus presiden beserta daftar orangnya dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional sekaligus Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Mantan Kasad ini menjelaskan tugas-tugas yang diembannya usai dilantik Presiden Prabowo Subianto.

Dudung menyampaikan beberapa fokus persoalan pertahanan yang ingin dikerjakan, antara lain perkembangan situasi di Lebanon, termasuk negara-negara lain yang ada keterlibatan pasukan TNI sebagai pasukan perdamaian.

Mengenai industri pertahanan, Dudung selaku Ketua KKIP menerima pesan khusus dari Presiden Prabowo untuk mengecek kondisi alutsista yang ada di tanah air serta keberadaan industri-industri pertahanan nasional guna mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan dan juga TNI.

Jenderal Dudung Abdurachman memang dikenal sering melakukan terobosan, bahkan sejak menjabat sebagai Pangdam Jaya. Salah satu contohnya adalah saat ia menginstruksikan prajuritnya untuk mencopot baliho Rizieq Shihab usai kembali dari Arab Saudi. Selain itu, Dudung juga dikenal dekat dengan berbagai kalangan, termasuk ulama, dan dikenal suka merekrut santri menjadi prajurit TNI.

Dudung juga merupakan keturunan Sunan Gunung Jati, yang juga menambah warna pada profil dan karier militernya.

Sebagai Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengimbau purnawirawan TNI menggunakan wadah resmi seperti Pepabri, PPAD, PPAL, dan PPAU untuk menyampaikan aspirasi mereka jika ingin mengatasnamakan purnawirawan.

Dudung menilai jika purnawirawan memilih untuk membuat forum tersendiri sebaiknya tidak mengatasnamakan sikap mereka mewakili purnawirawan TNI.

Dudung, lupa esensi forum. Forum adalah sebuah platform atau tempat, baik secara online maupun offline, yang dapat digunakan untuk diskusi, pertukaran ide, dan berbagi informasi terkait suatu topik tertentu. Forum dapat berupa lembaga, badan, wadah, atau tempat pertemuan untuk bertukar pikiran secara bebas. Para purnawirawan punya hak bahas isu Gibran dalam forum. Namanya manuver.

Dalam konteks militer, manuver berarti gerakan pasukan, kapal, atau pesawat untuk mencapai tujuan tertentu dalam perang atau latihan. ([email protected])

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…