Ada Pemberantas Premanisme, Debt Collector Masih Action

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekelompok orang yang mengaku sebagai debt collector di Jalan M Hasibuan, Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat. Tak hanya dikeroyok, mobil korban juga dibawa kabur.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan Sianturi mengatakan peristiwa terjadi pada Selasa (6/5).

Pada saat yang sama, Polda Jawa Timur, juga mengintensifkan patroli untuk memberantas kejahatan premanisme melalui Operasi Pekat II Semeru. Operasi itu dilaksanakan selama dua pekan sejak 1 Mei 2025.

 

Debt Collector Tarik Tangan

Peristiwa bermula saat korban tiba-tiba didatangi oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai debt collector.

"Saat korban dan saksi turun dari mobil bermaksud untuk istirahat di rest area, tiba-tiba datang pelaku mengaku dari debt collector yang menarik tangan korban hingga jari manis tangan kiri luka lecet," kata Binsar dalam keterangannya, Selasa (13/5/2025).

Saat itu para pelaku mengambil alih kunci mobil. Pelaku juga berpura-pura mengajak korban ke Polres Metro Bekasi Kota untuk menyelesaikan persoalan tunggakan kendaraan.

"Korban dan saksi diajak ke kantor Polres Metro Bekasi Kota sehingga korban dan saksi mengikuti pelaku. Ternyata korban dibawa ke TKP sehingga saksi memberhentikan mobilnya," ujarnya.

Saat itu lah para pelaku memiting leher saksi juga mengeroyok korban. Tak sampai di sana, korban dan saksi diturunkan lalu mobilnya dibawa kabur para pelaku.

"Pelaku memiting leher saksi dan mengeroyok korban dengan cara memukul, mencekik dan menendang hingga korban mengalami luka lebam dan bengkak di bagian mata kanan, Kepala sebelah kiri benjol, dan luka di perut," jelasnya.

"Diajak ke Polres Bekasi Kota tapi diturunkan di jalan. Mobil korban dibawa para pelaku," imbuhnya.

Binsar mengatakan satu orang pelaku sudah berhasil diringkus. Pihak kepolisian masih memburu keberadaan pelaku lainnya.

"Satu tersangka inisial EHO sudah kita tangkap dan kita lakukan penahanan. Kita juga sedang melakukan pengembangan terhadap para pelaku lainnya," imbuhnya.

 

Debt collector Masuk Pabrik

Seorang pegawai pabrik baja ringan di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), diduga mendapat kekerasan fisik oleh oknum penagih utang atau debt collector. Pelaku sempat menggoyang-goyangkan pagar pintu masuk pabrik tersebut.

Dalam video yang beredar, Selasa (13/5/2025), pelaku berjumlah empat orang. Aksi mereka menggoyang-goyangkan pagar pintu masuk pabrik terekam kamera CCTV.

Setelah berhasil masuk area pabrik, para pelaku dengan nada suara tinggi mencari nama yang tertera dalam surat perintah penagihan utang. Pegawai pabrik merekam aksi itu menggunakan ponselnya.

Para pegawai pabrik juga tampak melerai oknum debt collector itu agar tak sewenang-wenang. Akibatnya, salah satu pegawai berinisial C diduga mendapat kekerasan fisik oleh pelaku.

"Ini bukti ya, kita lapor polisi ya. Bapak kita udah rekam ya, kita udah rekam ya, Bapak mukul orang. Kita bisa lapor polisi," ujar salah seorang pegawai pabrik dalam video tersebut. bk/jk/rmc

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…