Politisi Perempuan Tipu Rp 3,1 Miliar, Ditahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nursanti, Mantan Calon Bupati Sinjai
Nursanti, Mantan Calon Bupati Sinjai

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan calon Bupati Sinjai, Nursanti, akan segera disidang dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan modus bisnis tambang senilai Rp 3,1 miliar. Uang tersebut diduga digunakan untuk pencalonan dan kampanye pada Pilkada 2024. Hj Nursanti merupakan pengusaha tambang dan politisi Nasdem.

"Keterangannya, NS, dia pakai untuk pencalonan (Bupati Sinjai 2024) dan Event Organizer kampanye NS," ujar Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Zaki kepada wartawan, Rabu (21/5/2025).

Zaki menjelaskan Nursanti diduga melancarkan aksinya dengan mengiming-imingi korbannya bisnis tambang. Ia meminta uang sebesar Rp 3,1 Miliar kepada korban, dengan berjanji akan mengembalikannya menjadi Rp 6 miliar pada tahun 2024.

"Alasannya, NS  membiayai tambangnya minta dikirim uang Rp 3,1 miliar ke korban, nanti dibalikkan Rp 6 miliar. Jadi, ada Rp 3,1 miliar yang diberikan korban kepada NS," ungkap Zaki.

Usut punya usut, tambang yang disebut Nursanti sebagai miliknya ternyata telah berhenti beroperasi sejak lama dan bukan atas nama Nursanti. Tambang tersebut berada di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Ternyata, dari aparat setempat diketahui tambang itu sudah berhenti semenjak 2019 dan tidak ada atas nama NS," tuturnya.

Zaki menyebut, pihaknya menangani empat laporan polisi terkait kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkan oleh warga terhadap Nursanti.

 

Nursanti Diserahkan ke Jaksa

Empat laporan tersebut juga telah dikirim ke pihak kejaksaan untuk diteliti.

"Empat berkas laporan polisi yang kami tangani juga sudah diserahkan ke pihak jaksa dan sisanya masih menunggu berkasnya dinyatakan lengkap," tutupnya.

Nursanti kini telah diserahkan ke jaksa setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P-21, Senin (19/5). Selain tersangka, sejumlah barang bukti seperti rekening koran terkait penipuan yang dilakukan Nursanti juga turut diserahkan ke jaksa.

"Untuk tersangka NS, sudah kami tahap duakan ke pihak Kejati Sulsel," ujar Zaki.

Nursanti ditangkap polisi di Makassar. Nursanti ditangkap setelah masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

"Iya (Nursanti), sudah diamankan. Dia merupakan DPO kasus penipuan dan penggelapan," ujar Zaki  Senin (10/3).

Nursanti ditangkap di Jalan Tima 1, nomor 25, Kelurahan Balaparang, Kecamatan Rappocini, Makassar pada Selasa (4/3) lalu. Nursanti langsung dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan.

"Pelaku ditangkap langsung oleh Unit 2 Krimum Polda Sulsel yang di-back up oleh jajaran Polsek Rappocini. Pelaku juga langsung ditahan," sebut Zaki. n mk/rmc

Berita Terbaru

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia akan berhenti impor solar mulai tahun ini. Hal ini seiring dengan penerapan mandatori biodiesel 50% atau B50 yang akan…