SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto melindungi atlet yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-9 Tahun 2025 dengan program jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Walikota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan atlet saat pelepasan atlet di GOR Seni Majapahit, Kamis (11/6).
Walikota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita meminta agar para kontingen memberikan prestasi terbaik dan menjadi kado terindah untuk Kota Mojokerto.
"600 lebih orang dari atlet dan official berlaga untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya medali yang akan dipersembahkan untuk Kota Mojokerto. Atas nama pemkot akan menghantarkan saudara semua dengan doa terbaik untuk prestasi yang paling unggul," tuturnya.
Ning Ita menyampaikan apresiasi atas peningkatan prestasi olahraga di Kota Mojokerto. Ia menegaskan bahwa peningkatan peringkat dalam Porprov sebelumnya menunjukkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga yang semakin membanggakan.
“Pada Porprov 2019, Kota Mojokerto berada di peringkat 34. Kemudian naik ke peringkat 20, dan pada Porprov 2023 berhasil menembus posisi 16. Dengan tren yang terus naik ini, kami menargetkan Kota Mojokerto masuk 10 besar pada Porprov Jatim IX,” tegas Ning Ita.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Imam Haryono Safii, mengatakan bahwa atlet haruslah terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.
Ia mengatakan, sebanyak 462 atlet dan official terdaftar dua program BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama kejuaraan berlangsung.
"Karena atlet adalah bagian dari profesi, maka ketika terjadi kecelakaan karena latihan atau pertandingan, di-cover tanpa batas biaya sampai sembuh. Kita tahu risiko olahragawan, risikonya tinggi, harus cepat pulih, sehingga membutuhkan penanganan terbaik dengan biaya yang mahal. Di situlah BPJS Ketenagakerjaan hadir," kata dia.
Imam juga berharap melalui jaminan sosial ini, kontingen KONI Kota Mojokerto dapat memberikan hasil yang terbaik saat pertandingan tanpa harus khawatir lagi akan resiko kerja yang dialami.
"Semoga hasil terbaik yang didapatkan para atlet, biarkan mereka fokus ke pertandingan tanpa memikirkan resiko kerja yang ada," kata dia.
Untuk diketahui dari 510 atlet Kota Mojokerto akan berlaga dalam 42 cabang olahraga (cabor) dari total 64 cabor yang dipertandingkan. Porprov Jatim IX tahun 2025 akan berlangsung di Malang Raya mulai tanggal 28 Juni hingga 5 Juli 2025. Dwi
Editor : Moch Ilham