Kisruh Penerimaan Siswa SDN di Jombang, Orangtua Dirugikan

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jombang – Sistem penerimaan murid baru (SPMB) di sekolah dasar negeri Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali menuai keluhan. Ketidaksesuaian jadwal antara informasi resmi dari Dinas Pendidikan dan pelaksanaan di tingkat sekolah membuat orang tua murid kebingungan.

Salah satu kasus terjadi di SD Negeri 2 Kepanjen, Kecamatan Jombang. Sesuai petunjuk teknis dan jadwal resmi, masa pendaftaran dimulai 19 Mei dan berakhir 30 Juni 2025. Namun, pihak sekolah menutup pendaftaran sehari lebih cepat, yakni pada 29 Juni.

Keluarga calon siswa, Hartono mengatakan dirinya sempat datang pada 26 Juni untuk mendaftar melalui jalur mutasi. Saat itu, pihak sekolah tidak dapat memproses permohonan dan meminta berkas dilengkapi.

“Kami sudah konfirmasi ke Dinas Pendidikan, apakah jalur mutasi dari sekolah swasta bisa digunakan, dan dijawab bisa. Tetapi saat kembali ke sekolah, pendaftaran sudah ditutup,” kata Hartono, Rabu, 2 Juli 2025.

Pihak panitia pendaftaran di sekolah berdalih penutupan lebih awal terjadi karena libur nasional pada 28 dan 29 Juni. Panitia juga berpegang pada jadwal yang tercantum dalam flayer sekolah.

“Dari panitia dikatakan pendaftaran memang ditutup tanggal 29. Padahal di laman resmi SPMB Kabupaten Jombang tertera pendaftaran sampai 30 Juni pukul 15.00,” ujar Hartono.

Hartono menilai, meskipun ada tanggal merah, pihak sekolah seharusnya tetap membuka pelayanan sesuai jadwal resmi. “Kami merasa dirugikan karena tidak ada pemberitahuan langsung kepada calon pendaftar mengenai perubahan jadwal,” katanya.

Selain perbedaan jadwal, Hartono juga mendapati adanya perubahan skor seleksi jarak dan usia calon siswa. MS, yang jaraknya sekitar 200 meter dari sekolah, awalnya tercatat memiliki skor 89,30. Namun skor tersebut kemudian berubah menjadi 89,10.

“Kalau dihitung sesuai rumus resmi, jarak rumah 4975 dibagi 5000, dikali 40, hasilnya 39,8. Ditambah skor usia 49,5. Jadi total 89,30. Kenapa hasil akhirnya menjadi 89,10?” tutur Hartono.

Menanggapi persoalan ini, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Rhendra Kusuma, menjelaskan bahwa jadwal pendaftaran sudah diatur dalam petunjuk teknis. Namun pihaknya mengakui sempat meminta panitia sekolah membuka kembali pendaftaran pada 29 Juni.

“Pada tanggal 29, kami sudah menginstruksikan agar pendaftaran dibuka kembali,” kata Rhendra.

Penjelasan ini berbeda dengan keterangan dari pihak sekolah. Ketua panitia pendaftaran SD Negeri 2 Kepanjen, Fandi Ahmad, menyatakan sekolah menjalankan jadwal sesuai juknis dan flayer resmi yang diterima.

“Baru pada tanggal 30, Dinas Pendidikan memperpanjang pendaftaran lewat pengumuman di website. Tidak ada surat resmi yang kami terima. Banyak panitia tidak mengetahui perubahan itu,” ujar Fandi.

Ia menambahkan, selain persoalan jadwal, calon siswa yang mendaftar menggunakan kartu keluarga (KK) baru tidak dapat diterima karena belum genap satu tahun sesuai ketentuan juknis.

“Dalam petunjuk teknis, kartu keluarga harus sudah terbit minimal satu tahun. Kalau belum, wajib melampirkan surat keterangan mutasi,” kata Fandi. sar

Berita Terbaru

Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk 146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial di Awal Ramadan 1447 H

Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk 146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial di Awal Ramadan 1447 H

Jumat, 20 Feb 2026 13:12 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Mengawali Ramadan 1447 Hijriah, Petrokimia Gresik kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat sekitar dengan menyalurkan b…

Refleksi 1 Tahun, Bupati–Wakil Bupati Madiun Fokus Turunkan Kemiskinan

Refleksi 1 Tahun, Bupati–Wakil Bupati Madiun Fokus Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 12:47 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 12:47 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun diperingati dengan sahur bersama dan refleksi kinerja pemerintahan, Jumat dini h…

Pasien Asal Rubaru Apresiasi Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep

Pasien Asal Rubaru Apresiasi Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep

Jumat, 20 Feb 2026 12:44 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Seorang pasien asal Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Rumah Sakit Umum…

Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang

Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang

Jumat, 20 Feb 2026 11:49 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki Bulan Ramadhan, dimana banyak orang mencari kebutuhan daging sapi justru membuat sejumlah pedagang daging sapi di Pasar…

Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Jumat, 20 Feb 2026 11:27 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menyambut Bulan Ramadhan, sebanyak 270 pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil menengah turut meramaikan Pasar Takjil di Kota…

Polres Gresik Gelar Kurve di Masjid Agung, Dukung Program ASRI Presiden Prabowo Subianto

Polres Gresik Gelar Kurve di Masjid Agung, Dukung Program ASRI Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 20 Feb 2026 11:02 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Jajaran Polres Gresik menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dengan m…