SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Bocah lelaki umur 6 tahun terseret air sungai Lodagung di Desa Plosorejo Kec.Kademangan Kabupaten Blitar sampai saat ini (Sabtu 5 Juli 2025) belum di temukan dalam pencarian yang dilakukan sejak Jumat (4 Juli 202) pukul 14.50 kemarin
Dalam kasus tenggelamnya Ada 6 yang masih duduk di bangku TK Al Hidayah Desa Plosorejo Kec.Kademangan Kab.Blitar ini, berawal seperti yang disampaikan oleh Kasi Humas Ipda Putut Siswahyudi pada wartawan hari ini (Sabtu 5 Juli 20245).
Bahwa pada hari Jumat, 4 Juli 2025 sekitar jam 14.00 wib korban Ada 6 tahun bermain bersama dengan Aad (Saksi) bermain sepeda dari rumah ke selatan menuju arah sungai Lodagung. Setelah itu sepeda diletakkan di sebelah utara sungai tepatnya dekat pembuatan batu bata, selanjutnya korban dan Aad 6 tahun (saksi) bermain di pinggir sungai Lodagung, untuk diketahui lebar Sungai sekitar 10-12 meter, untuk kedalaman air 1-2 meter.
"Saat bermain sandal yang dipakai korban jatuh ke sungai, lalu korban berusaha mengambilnya namun korban terpeleset hingga tercebur ke sungai. Melihat itu, A A D (saksi) berusaha membantu dengan mencoba meraih tangan korban namun tidak berhasil dan akhirnya tenggelam." Terang Ipda Putut seijin Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman.
Ipda Putut menambahkan, melihat temannya tercebur kemudian Aad (saksi) berusaha mencari dengan berjalan di pinggir sungai ke arah barat sambil menangis dan saat itu diketahui oleh Saksi JUMIARTI. Setelah ditanya Aad (saksi) bilang “temanku tenggelam”, lalu Saksi JUMIARTI berusaha meminta bantuan warga dan saat itu bertemu dengan Ayah korban Agus Priyanto yang memang mencari keberadaan anaknya yang bermain dengan Aad(saksi) sejak jam 13.00 wib.
Mengetahui hal itu, ayah korban dengan dibantu warga lainnya berusaha mencari korban dengan berenang ke sungai juga menggunakan alat seadanya agar korban ditemukan, namun tidak berhasil, akhirnya Agus Prayitno dan beberapa warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Lobar.
"Setelah menerima laporan kita langsung melakukan pencarian bersama dengan POLAIRUD dan BPBD Kab. Blitar dibantu dengan warga berusaha melakukan pencarian namun korban belum berhasil ditemukan, saat korban bermain, memakai kaos warna kuning dan celana pendek warna kuning, semoga kami berharap korban segera ditemukan,dan sandal jepit warna biru ditemukan oleh petugas saat mengapung." Kata mantan Kanit Turjawali Satlantas Polres Blitar ini. Les
Editor : Moch Ilham