Hari Ketiga, KPK Periksa 8 Saksi, Ada Eks Kepala Dinas Hingga Eks Ajudan Bupati 

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rombongan tim ahli konstruksi dari ITB tengah masuk ke mobil usai keluar dari ruangan pemeriksaan KPK di lantai 7 Pemkab Lamongan. SP/MUHAJIRIN
Rombongan tim ahli konstruksi dari ITB tengah masuk ke mobil usai keluar dari ruangan pemeriksaan KPK di lantai 7 Pemkab Lamongan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Hari ketiga, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melanjutkan agendanya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Pemkab Lamongan tahun anggaran 2017-2019 yang menelan anggaran Rp 151 miliar.

Dalam pemeriksaan pada Rabu, (9/7/2025) ini,  penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap 8 saksi, diantaranya para pejabat aktif hingga mantan pejabat sampai mantan ajudan bupati, dan pemeriksaan masih dilakukan di Aula Gajah Mada lantai 7 Kantor Pemkab Lamongan.

Kepastian terhadap 8 saksi yang diperiksa ini, disampaikan oleh Juru bicara KPK, Budi Prasetyo.  

"Untuk pemeriksaan masih berada di salah satu ruangan yang ada di Kantor Pemkab Lamongan, dan agenda hari ketiga memeriksa 8 saksi," ujarnya.

Ke delapan saksi yang sebelumnya sudah mendapatkan surat panggilan untuk diperiksa  adalah sebagai berikut : 

- Yayuk Sri Rahayu, Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kab Lamongan

-Andhi Oktavianto, Staf Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Lamongan

- Yoyok Kristantono, Kepala Bidang Sarana Dinas Perhubungan Kab Lamongan

- Teguh Ali Sabudi, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Kabupaten Lamongan

- Fajar Sodiq, Pegawai pada Inspektorat Kab Lamongan

- Nanik Purwati, Kabag Umum Setda Pemkab Lamongan

- Kholis, Mantan ajudan Bupati Lamongan

- Ruslan, Direktur Utama PT Karya Bisa tahun 2014 sampai dengan sekarang.

 

Sementara itu, M. Ridwan salah satu pengacara dari eks Kepala Dinas PU Cipta Karya Moh. Wahyudi mendatangi kantor Pemkab Lamongan. Kedatangan pengacara ini untuk menyampaikan kepada penyidik KPK, kalau klien pada Kamis (10/7/2025) tidak bisa memenuhi panggilan untuk diperiksa, karena di hari yang sama, klien nya tengah menjalani persidangan kasus RPHU (Rumah Pemotongan Hewan Unggas), di Pengadilan Tipikor Surabaya. 

"Baru saja kita sampaikan (kepada penyidik KPK) bahwa pak Wahyudi saat ini sedang dalam proses menghadapi perkara RPHU (Rumah Pemotongan Hewan Unggas), di Pengadilan Tipikor Surabaya. Dan beliaunya (penyidik KPK) tadi memang memaklumi, kalaupun besok klien kami tidak bisa hadir," terangnya.

Menurut Ridlwan, kedatangannya untuk menghadap penyidik KPK, sebagai bentuk sikap kooperatif agar kliennya tidak dianggap mangkir dari proses pemeriksaan.

"Jadi kita berinisiatif ke sini untuk menyampaikan pemberitahuan, bahwa pak Wahyudi sedang menjalani proses sidang di Surabaya. Kebetulan hari dan jamnya sama, jadi sudah pasti tidak bisa hadir untuk (pemeriksaan) besok," tuturnya.

Ridlwan belum mengetahui kapan kliennya akan kembali dipanggil KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi pembangunan Gedung Pemkab Lamongan.

Sementara ketika ditanya terkait dugaan keterlibatan Wahyudi dalam perkara pembangunan Gedung Pemkab Lamongan, Ridlwan belum bersedia menjawab lebih jauh. "Dalam hal ini pak Wahyudi dipanggil sebagai saksi. Jadi kalau soal keterlibatan, kami tidak bisa menjawab terlalu jauh. Apalagi pak Wahyudi besok juga belum bisa memberikan keterangan," ucapnya.

Seperti diketahui, dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka. Namun KPK belum menjelaskan secara detail nama keempat pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

KPK juga menjelaskan saat ini tengah dalam tahap pengecekan untuk menghitung kerugian negara dalam kasus ini. "KPK memang tengah melakukan penyidikan terkait kasus korupsi proyek pembangunan di Pemkab Lamongan. KPK juga telah memeriksa Bupati Lamongan Yuhronur Effendi," terangnya.

Saat itu, Yuhronur diperiksa KPK sebanyak dua kali. Pemeriksaan pertama dilakukan pada 12 dan 19 Oktober 2023. Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK.

Dalam pengusutan kasus ini, KPK juga telah menggeledah sejumlah kantor pemerintahan di Lamongan. Saat itu, Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan kasus yang tengah diusut terkait pembangunan gedung di Pemkab Lamongan. jir

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…