Diplomat Muda Tewas, Mulut Dilakban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto Diplomat Kemlu, Arya Daru semasa hidupnya, sebelum ditemukan tewas di kamar indekosnya.
Foto Diplomat Kemlu, Arya Daru semasa hidupnya, sebelum ditemukan tewas di kamar indekosnya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang mayat pria yang tercatat diplomat muda Kemlu ditemukan dengan kondisi dililit di sebuah indekos di Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). Korban adalah diplomat fungsional muda di Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan belasungkawa. Pihak Kemlu menyerahkan proses penanganan kasus kepada pihak berwajib.

"Kementerian Luar Negeri menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," ujar Jubir Kemlu, Roy Soemirat, Rabu (9/7).

Roy mengatakan korban meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Kemenlu akan memberikan dukungan jika diperlukan dalam proses penyelidikan kematian PSN tersebut.

"Kementerian Luar Negeri akan terus memberikan dukungan yang diperlukan dalam proses yang berlangsung," ucapnya.

Sementara, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Judha Nugraha, menyebut ADP adalah diplomat fungsional muda di Kemlu. Dia menyampaikan dukacita mendalam.

"Dapat kami sampaikan benar bahwa saudara ADP adalah seorang diplomat fungsional muda dari Kementerian Luar Negeri," ujar Judha di Gedung DPR RI.

Dia mengatakan ADP kerap menangani isu perlindungan WNI. Judha menyebut ADP meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

 

Jasad Ditemukan pada Selasa

Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi mengatakan jasad tersebut ditemukan pada Selasa (8/7/2025) pukul 08.30 WIB. Wajah korban terlilit lakban saat ditemukan.

"Iya benar ada penemuan mayat, di kosan," kata Rezha kepada wartawan.

Rezha menjelaskan, mayat laki-laki tersebut sudah teridentifikasi berinisial ADP, berusia 39 tahun. Mayat laki-laki tersebut merupakan warga asal Sleman.

"(Penemu pertama) orang kosnya, penjaga kos. (Inisial) ADP, 39 tahun (asal) Sleman," jelas Rezha.

Polisi mengungkap awal mula jasad ADP ditemukan. Polisi menjelaskan awalnya istri korban berupaya menghubungi lewat telepon.

"Dari istrinya, Subuh hari itu telepon korban, cuma tidak aktif," terang Kompol Rezha Rahandhi.

Dia mengatakan sang istri pun akhirnya mencoba menghubungi penjaga kos. Saat itu istri korban meminta tolong kepada penjaga kos untuk mengecek kamar korban.

"Jadi istrinya menghubungi si penjaga kosan, menanyakan keberadaannya," jelas Rezha.

 

Kamar Kos Terkunci

Dia menyebut saat itu penjaga kos pun mendatangi kamar korban dan mengetuknya. Namun ketika penjaga kos tidak mendapat respons, kamar kos korban pun dibuka paksa.

"Dicek, di ketok-ketok, nah mungkin (langsung ditemukan korban). Dari olah TKP, memang ada dibuka paksa untuk mengetahui korban di dalam bagaimana," sebut Rezha.

Polisi mengungkapkan ADP merupakan seorang ASN di Kemlu. Polisi masih menyelidiki kasus ini.

"Saya tidak bisa mengatakan itu diplomat, tapi dari kata saksi yang di TKP itu mengatakan bahwa beliau itu adalah PNS Kementerian Luar Negeri," kata Kompol Rezha.

Reza menjelaskan pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab kematian dari ADP. Dia menyampaikan, dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

"Belum dipastikan, saya juga nggak bisa bilang, bukan ya. Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan, tidak ada barang yang hilang, kalau visum luarnya sih tidak ada tanda-tanda kekerasan," terang Rezha.

Polisi menyebut kamar kos tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jasad korban dalam kondisi terkunci. "(Kamar) terkunci dari dalam," kata Kompol Rezha. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…