Per 2025, Terget Investasi di Tulungagung Naik Rp545 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Aktivitas perbelanjaan di Tulungagung sebagai penyumbang investor terbesar. SP/ TLG
Ilustrasi. Aktivitas perbelanjaan di Tulungagung sebagai penyumbang investor terbesar. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur kembali menorehkan tren positif degan menargetkan capaian investasi senilai Rp545 miliar sepanjang tahun 2025, naik dari

peningkatan target ini merupakan langkah optimistis berdasarkan performa investasi tahun lalu yang tercatat mencapai Rp541 miliar, melampaui target awal sebesar Rp510 miliar, menyusul tren positif realisasi investasi pada tahun 2024 yang melampaui ekspektasi.

"Capaian tahun 2024 yang menembus Rp541 miliar menjadi indikator bahwa iklim investasi di Tulungagung cukup kondusif dan menjanjikan. Maka dari itu, target 2025 kami tingkatkan menjadi Rp545 miliar,” jelas target sebelumnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tulungagung Fajar Widariyanto, Senin (14/07/2025).

Meski demikian, Fajar mengakui bahwa dinamika investasi tidak sepenuhnya bisa diprediksi secara matematis. Salah satunya, faktor eksternal seperti fluktuasi inflasi, stabilitas politik nasional, serta situasi geopolitik global seperti konflik di Timur Tengah turut memengaruhi arus investasi ke daerah.

Sementara itu, beberapa sektor strategis yang menjadi kontributor utama investasi antara lain perikanan dan kelautan, pertanian dan peternakan, industri pengolahan, perdagangan, serta sektor pariwisata.
Guna mendukung peningkatan pelaporan realisasi investasi, DPMPTSP Tulungagung gencar melakukan sosialisasi dan pendampingan.

Kendati keterbatasan anggaran menyebabkan sebagian besar kegiatan dilakukan secara daring, upaya komunikasi tetap digencarkan secara personal kepada para investor.

"Kami terus mendorong pengusaha untuk aktif melaporkan investasinya. Meskipun sosialisasi kini lebih banyak dilakukan secara virtual, semangat pelayanan dan pengawasan tetap kami jaga," tandas Fajar. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…