Pemkab Banyuwangi Kenalkan Ajang Balap Sepeda TdBI Jadi Wisata TN Alas Purwo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta balap sepeda dari berbagai negara TdBI 2025 menyusuri jalan hutan Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi. SP/ BYW
Peserta balap sepeda dari berbagai negara TdBI 2025 menyusuri jalan hutan Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Wisata di ujung Pulau Jawa yakni Banyuwangi memang menyimpan keindahan dan keunikan tersendiri, salah satunya saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, sengaja mengambil rute etape dua balap sepeda dunia Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) di Taman Nasional Alas Purwo.

Adanya ajang balap sepeda TdBI tersebut sekaligus mengenalkan wisata berwawasan lingkungan yang mengutamakan konservasi alam. Pasalnya, Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi, menyimpan beragam situs geologi, budaya serta kekayaan hayati tersebut telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO, dan kawasan yang masuk dalam jajaran Geopark Ijen, saat ini telah resmi menjadi bagian dari Unesco Global Geopark.

"Tour de Ijen kami desain memadukan antara olahraga, alam dan budaya, di kawasan cagar biosfer ini pembalap akan menyusuri hutan Alas Purwo yang masih asri," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (30/07/2025).

Selain itu, Taman Nasional Alas Purwo merupakan tempat wisata berwawasan lingkungan yang mengutamakan konservasi alam dan memiliki sekitar 700 jenis tumbuhan, banteng, macan tutul, monyet ekor panjang, kijang, babi hutan, serta 250 aves, dan reptil.

"Kawasan tersebut juga memiliki banyak destinasi wisata menarik, mulai kawasan sabana, pantai, gua kuno, wisata budaya hingga hutan mangrove," katanya.

Pada etape kedua balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 pada hari ini menjadi uji ketangguhan bagi para pembalap. Dengan start Taman Nasional Alas Purwo dan finis di Kantor Pemkab Banyuwangi menempuh jarak 158,8 kilometer menyuguhkan rute jalan paving menanjak.

Sementara itu, di sepanjang lintasan terdapat rute paving menanjak dengan kontur jalan tidak mulus tak sekadar adu kecepatan, namun menjadi uji ketangguhan di rute naik turun dengan kejutan lintasan paving stone menanjak di kawasan Jelun. by-01/dsy

Berita Terbaru

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sebanyak 252 dari 307 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, telah rampung dibangun, namun untuk…

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau mengakibatkan pasokan air menipis bahkan hingga krisis air bersih, salah satunya yang…

Gegara Bakar Sampah Nyaris Picu Kebakaran di Permukiman Sidomulyo Batu

Gegara Bakar Sampah Nyaris Picu Kebakaran di Permukiman Sidomulyo Batu

Kamis, 08 Okt 2026 14:52 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Lagi, insiden kebakaran hampir melanda kawasan padat permukiman Jalan Cemara Kipas, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Kali…