Disdik Malang Upayakan Tambahan Kuota Diklat Calon Kepala Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang Suwadji. SP/ MLG
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang Suwadji. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mengisi kekosongan jabatan calon kepala sekolah di sejumlah SD dan SMP Negeri, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang berupaya mendapatkan tambahan kuota peserta diklat pada posisi tersebut.

Kepala Dindik Kabupaten Malang Suwadji menyebut, pihaknya baru mendapatkan kuota diklat calon kepala sekolah bagi 47 orang dari pemerintah pusat. Skema penganggarannya menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Nanti kami menambahkan, kalau dibuka peluang di perubahan anggaran keuangan (PAK) ini mungkin kuota 100 calon kepala sekolah yang diisi," jelasnya, Kamis (31/07/2025).

Sedangkan, untuk tambahan kuota 100 orang yang kini diperjuangkan nantinya akan dibiayai menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) daerah setempat.

Menurut dia, penambahan kuota diklat ini begitu penting karena untuk mengisi jabatan 300an kepala sekolah definitif yang saat ini masih belum definitif atau berstatus pelaksana tugas (Plt).

"Kekosongan di jenjang SD 348 kepala sekolah, yang SMP hanya lima kepala sekolah. Semuanya sekarang diisi oleh Plt," ucap dia.

Sementara itu, diketahui untuk pelaksanaan jadwal diklat bagi calon kepala sekolah masih menunggu keputusan resmi dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTP).

Menurut dia kekosongan jabatan kepala sekolah salah satunya dipengaruhi aturan baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), berupa Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025.

Diketahui dalam regulasi itu, untuk syarat kepangkatan untuk menjadi kepala sekolah yang dulunya paling minim III B, sekarang ditetapkan III C. Jika aturan itu tidak diubah, Kabupaten Malang saat ini diperkirakan telah memiliki 167 calon kepala sekolah dengan syarat golongan III B. ml-01/dsy

Berita Terbaru

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ingat  kasus yang menimpa Elina Widjajanti (80), yang menyita perhatian publik karena peristiwa kekerasan yang dialaminya. …