Prabowo Buka Borok BUMN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, secara berapi-api memberikan pidato kenegaraan dalam rapat tahunan menjelang Kemerdekaan RI di Gedung MPR/DPR RI, pada Jumat (15/8/2025).
Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, secara berapi-api memberikan pidato kenegaraan dalam rapat tahunan menjelang Kemerdekaan RI di Gedung MPR/DPR RI, pada Jumat (15/8/2025).

i

Ada Komisaris Rapat 1 Bulan Sekali, Tantiemnya Rp40 Miliar, Setahun 

 

 

Bangga Capaian Program MBG dan Pertumbuhan Ekonomi 5,12% 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam pidato Nota Keuangan RAPBN 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/6/2025). Prabowo mengungkit aset yang dimiliki BUMN. Ia sebut selama ini, BUMN dikelola secara tidak masuk akal.

Anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 Dinaikan Rp335 Triliun.

Presiden Prabowo Subianto  ungkap tantangan besar dalam menjalankan program makan bergizi gratis (MBG)  mulai dari pembangunan fisik dapur, pengelolaan rantai pasok, hingga pelatihan manajer dan pelaksana di lapangan.

"Begitu banyak masalah manajemen yang harus kita hadapi agar program ini berjalan baik. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Gizi Nasional, saudara dan anggotamu telah bekerja dengan baik," tegasnya  Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat siang (15/8/2025).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awalnya dianggarkan sebesar Rp71 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Anggaran ini dialokasikan untuk Badan Gizi Nasional dan ditargetkan untuk 17,9 juta penerima manfaat.

Namun, anggaran MBG kemudian mengalami peningkatan menjadi Rp171 triliun, dan target penerima manfaat juga dinaikkan menjadi 82,9 juta orang. Peningkatan ini dilakukan untuk memperluas cakupan program dan memastikan lebih banyak anak-anak dan ibu hamil mendapatkan manfaat dari makanan bergizi gratis.

 

Sudah Layani 20 juta Anak

Prabowo, juga memamerkan capaian program makan bergizi gratis (MBG) yang baru berjalan tujuh bulan. Hingga Agustus 2025, sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui menerima makanan bergizi setiap hari.

"Pagi ini saya mendapat laporan dari Badan Gizi Nasional, sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui menerima makan bergizi gratis setiap hari," tambah Prabowo.

Prabowo mengaku bangga atas pencapaian tersebut, mengingat negara-negara lain butuh waktu belasan tahun untuk meraihnya. Ia mencontohkan Brasil yang memerlukan 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima makan bergizi gratis per hari.

"Dalam tujuh bulan kita berhasil mencapai apa yang negara lain butuh belasan tahun. Kita harus mengakui bangsa kita punya kemampuan. Bila ada kehendak, banyak yang bisa kita kerjakan bersama," ujarnya.

Prabowo juga menyoroti tantangan besar dalam menjalankan program ini, mulai dari pembangunan fisik dapur, pengelolaan rantai pasok, hingga pelatihan manajer dan pelaksana di lapangan.

"Begitu banyak masalah manajemen yang harus kita hadapi agar program ini berjalan baik. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Gizi Nasional, saudara dan anggotamu telah bekerja dengan baik," tegasnya.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan alokasi anggaran program makan bergizi gratis (MBG) mencapai Rp335 triliun pada 2026.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato RAPBN 2026 dan Nota Keuangan, Jumat (15/8).

"Alokasi anggaran untuk MBG pada 2026 kita alokasikan sebesar Rp335 triliun," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan hingga saat ini jumlah penerima program MBG telah mencapai 20 juta orang. MBG, katanya, bermanfaat untuk meningkatkan kualitas anak-anak Indonesia.

 

Kondisi Ekonomi Indonesia Terkini

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia terkini. Prabowo mengatakan, di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh di atas 5% atau tepatnya 5,12% di kuartal II 2025.

"Di tengah konflik politik, ekonomi secara global, perang dagang, perang tarif, ekonomi Indonesia masih bisa berhasil tumbuh di atas 5%, tumbuh dalam 5,12�n para pakar yakin bahwa ini akan semakin meningkat di saat-saat yang mendatang," kata Prabowo.

 

Pengelolaan BUMN tak Masuk Akal

Presiden Prabowo Subianto buka-bukaan alasan menugaskan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia mengurusi BUMN. Prabowo menyinggung pengelolaan BUMN yang disebutnya sempat tidak masuk akal.

Prabowo menyampaikan hal ini dalam pidato Nota Keuangan RAPBN 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/6/2025). Prabowo mengungkit aset yang dimiliki BUMN.

"Dalam dunia business, dalam dunia usaha, kita mengenal istilah return on asset. Dalam business, dikatakan business itu baik dan berhasil kalau return on asset adalah sekitar 12 persen. Katakanlah konservatif 10 persen. Katakanlah untuk bangsa Indonesia cukup 5 persen," ujar Prabowo.

"Saudara Saudara sekalian, aset yang dimiliki bangsa Indonesia yang berada di BUMN-BUMN kita asetnya adalah senilai lebih dari 1.000 triliun US Dolar. Harusnya BUMN itu menyumbang kepada kita minimal 50 miliar Dolar. Kalau 50 miliar Dolar, APBN kita tidak defisit," ujar Prabowo.

Prabowo kemudian mengungkapkan alasannya memerintahkan Danantara Indonesia mengurusi BUMN. Prabowo menyinggung pengelolaan tak masuk akal dengan memberi contoh perusahaan yang rugi tetapi memiliki banyak komisaris.

"Karena itu, saya memberi tugas kepada Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia untuk membereskan BUMN BUMN kita. Tadinya pengelolaannya secara tidak masuk akal. Perusahaan rugi komisarisnya banyak banget. Saya potong setengah komisaris paling banyak 6 orang, kalau bisa cukup 4 atau 5 orang dan saya hilangkan tantiem," kata Prabowo.

Presiden mengungkap ada komisaris BUMN yang meraup tantiem hingga Rp40 miliar setahun. Padahal, komisaris terkait hanya menghadiri rapat sebulan sekali.

"Masa ada komisaris yang rapat 1 bulan sekali, tantiemnya Rp40 miliar setahun," ungkap Prabowo, bernada kesal.

Karenanya, Prabowo telah menginstruksikan BPI Danantara untuk melakukan pembenahan. Mulai dari mengurangi jumlah anggota komisaris BUMN hingga menghilangkan tantiem bagi komisaris perusahaan pelat merah. Selain itu, direksi BUMN yang perusahaannya rugi juga tidak berhak menerima tantiem. ec/erc/jk/rmc

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…