GERTAK Ingatkan Pemkot Madiun: Pembangunan Masjid Apung dan Tembok Cina Wajib Tunggu Izin BBWS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator Gerakan Tangkap Koruptor (GERTAK), Putut Kristiawan.
Koordinator Gerakan Tangkap Koruptor (GERTAK), Putut Kristiawan.

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Rencana pembangunan Masjid Apung dan Tembok Cina di bantaran Sungai Madiun kembali menuai sorotan. Koordinator Gerakan Tangkap Koruptor (GERTAK), Putut Kristiawan, menegaskan proyek tersebut wajib menunggu izin resmi dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo selaku pemilik lahan sebelum dilaksanakan.

“Saya sepakat dengan pernyataan Kepala PU, Pak Thariq, bahwa saat ini masih menunggu pembaruan izin pemanfaatan lahan. Setiap pembangunan yang menggunakan uang negara harus melalui prosedur, sesuai tahapannya, bukan asal tunjuk sana-sini lalu langsung bangun,” kata Putut saat ditemui di kantornya, Minggu (17/8/2025).

Putut menegaskan dirinya mendukung pembangunan di Kota Madiun, tetapi harus sesuai regulasi. “Saya pribadi senang ada pembangunan, hanya saja harus melalui perencanaan dan kajian yang benar. Kalau saya baca di PAK, pembangunan Masjid Apung dan Tembok Cina ini ada di situ. Tinggal pemerintah menyiapkan amdal dan kelengkapan lainnya,” jelasnya.

Ia mencontohkan pembangunan Taman Lalu Lintas di bantaran Sungai Madiun yang juga membutuhkan izin BBWS. Prosesnya bahkan memakan waktu dua tahun. “Pemkot pertama kali mengajukan izin tahun 2014 dan ditolak. Kemudian mengajukan lagi tahun 2015, baru keluar izinnya tahun 2017. Karena yang mengkaji langsung dari Kementerian, tentu butuh waktu panjang,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengakui izin lama hanya berlaku untuk pembangunan Taman Lalu Lintas, bukan untuk Masjid Apung maupun Tembok Cina. Ia menegaskan Pemkot tetap harus melakukan pengajuan baru ke BBWS.

Meski izin belum terbit, Pemkot Madiun telah mengalokasikan Rp100 juta dalam Perubahan APBD 2025 untuk penyusunan detail engineering design (DED) Masjid Apung. Alokasi ini sempat dipertanyakan Fraksi Perindo, mengingat status lahan masih bermasalah. (man)

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…