Propam Polri Bantah Tujuh Brimob 'Pemain Pengganti'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Propam Polri membantah tujuh orang anggota Brimob terlapor pelindas driver ojol Affan, merupakan 'pemain pengganti'. Ini narasi yang beredar di medsos.

Propam Polri, merespons keraguan netizen terhadap wajah tujuh anggota Brimob yang menabrak pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan. Karo Wabprof Divpropam Polri, Brigjen Agus Wijayanto, menegaskan ketujuh anggota yang diperiksa itu benar-benar anggota Brimob.

"Baik, terima kasih atas pertanyaannya apakah ketujuh itu anggota Brimob atau bukan, karena diragukan yang berkembang di medsos, dari Kompolnas langsung sudah melaksanakan pengecekan," kata Agus dalam konferensi pers di Gedung Divhumas Polri, Jakarta Selatan, Senin malam, (1/9/ 2025).

Agus mengatakan Polri telah memberikan akses penuh kepada tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk mengecek identitas ketujuh anggota yang diamankan. Bahkan, pengawas eksternal Polri itu telah meminta kartu tanda anggota (KTA) dari ketujuh orang tersebut

Ketujuh anggota Brimob itu ialah Aipda M. Rohyani, Briptu Danang, Briptu Mardin, Baraka Jana Edi, Baraka Yohanes David, Bripka Rohmat, dan Kompol Cosmas K Gae. Mereka melindas Pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, saat memukul mundur massa aksi di DPR/MPR RI, Jakarta yang berujung rusuh. Insiden penabrakan terjadi di Pejompongan, Jakarta pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.

 

Disebut Dalam Penyiraman ke Novel

Kompol Cosmas K Gae, Danyon Resimen 4 Korbrimob Polri akan menjalani sidang kode etik profesi Polri (KKEP) pada Rabu, (3/9) hari ini. Kompol Cosmas K Gae dinyatakan melanggar etik berat, karena duduk di sebelah pengemudi.

Kompol K, atau Kosmas Kaju Gae, anggota Brimob salah satu tersangka yang melindas driver ojek online Affan Kurniawan hingga tewas, ternyata pernah disebut-sebut dalam dakwaan kasus penyiraman keras ke Novel Baswedan.

Hal tersebut tertuang dalam surat putusan Nomor 371/Pid.B/2020/PN. Jkt Utr. yang menjatuhkan hukuman pidana bagi Rony Bugis, salah satu terdakwa penyiraman air keras kepada Novel Baswedan, yang saat itu menjadi penyidik KPK.

Putusan tersebut menjelaskan, ada hubungan antara kawan Rony Bugis, yakni Rahmat Kadir Mahulette--yang juga merupakan terdakwa pada kasus tersebut, dengan Kompol Kosmas

"Bahwa pada bulan Desember tahun 2019, terdakwa menceritakan semua perbuatan yang terdakwa lakukan dengan Rahmat Kadir Mahulette kepada atasan terdakwa yang bernama Kosmas K. Gae," bunyi putusan tersebut, dikutip kumparan, Sabtu (30/8).

Para terdakwa itu bercerita kepada Kompol Kosmas pada saat perayaan Natal 2019. Mereka berdua menceritakan penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Alasannya, Kompol Kosmas sudah dianggap sebagai sosok orang tua mereka berdua

"Karena Kosmas K. Gae sudah terdakwa anggap sebagai orang tua terdakwa dan dekat karena seiman dan terdakwa sering melakukan ibadah bersama," kata putusan itu.

Kompol Kosmas kini ditetapkan sebagai tersangka bersama enam orang lainnya. Yakni Aipda M, Bripka R, Briptu G, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka G. Mereka berada dalam satu kendaraan rantis yang sama di insiden 29 Agustus. n jk/km/rmc

Berita Terbaru

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 musim 2025–2026 resmi mencapai puncaknya pada Minggu (17/5/2026). Tur…

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Antusiasme masyarakat Surabaya dalam melihat acara Surabaya Extravagansa yang digelar Pemkot Surabaya di Jalan Tunjungan sabtu…

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kota Mojokerto (POPKOT) Perdana Tahun 2026 berlangsung meriah di Stadion Gelora A. Yani, Minggu (…

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-27 berjalan tertib, aman, dan l…

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memperingati Harlah ke-80 Muslimat NU …

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Anggota DPR RI dari PDIP, Budi Sulistyono, mengingatkan melemahnya rupiah hingga Rp17.602 per dolar AS menjadi warning serius bagi e…