Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Inventarisasi Tanah dan Bangunan Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasuruan saat melakukan sosialisasi. Pemkab Pasuruan inventarisasi tanah dan bangunan sekolah dasar. SP/PSR
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasuruan saat melakukan sosialisasi. Pemkab Pasuruan inventarisasi tanah dan bangunan sekolah dasar. SP/PSR

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pemkab Pasuruan melakukan inventarisasi aset pendidikan, terutama tanah dan bangunan sekolah dasar (SD). 

Ini untuk mencegah potensi sengketa aset yang bisa berdampak pada proses belajar-mengajar di kemudian hari.

Terdapat 14 sekolah dasar di Kecamatan Kraton yang hingga kini status kepemilikan lahannya belum bersertifikat. Sebagian besar hanya memiliki dokumen administrasi berupa letter C atau petok desa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, mengatakan sertifikasi aset sekolah sangat penting untuk memberikan kepastian hukum.

Seiring perubahan zaman, aset pemerintah harus tertib administrasi. Inventarisasi melalui sertifikasi akan menjadi dasar agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujarnya saat sosialisasi di Kantor Kecamatan Kraton, Kamis (11/9/2025).

Tri menjelaskan, proses sertifikasi aset tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah daerah. Karena itu, Dinas Pendidikan menggandeng pemerintah desa untuk melengkapi data administrasi. Pemerintah desa dinilai lebih memahami riwayat tanah yang digunakan sekolah sehingga mempermudah penyelesaian berkas.

“Kekurangan berkas yang belum lengkap bisa difasilitasi oleh desa sesuai peruntukannya. Dengan begitu, proses sertifikasi bisa lebih cepat,” pungkasnya. ps-01

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…