Tekan Risiko Penyakit, Pemkab Probolinggo Fasilitasi Pengawasan Hewan Impor dari Australia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Diperta Jatim dan Probolinggo meninjau hewan ternak impor di Desa Selogudig Wetan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Tim Diperta Jatim dan Probolinggo meninjau hewan ternak impor di Desa Selogudig Wetan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menekan penyebaran penyakit hewan yang berstatus tinggi jika tidak dikendalikan sejak awal maka akan berbahaya dan menular. Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur memfasilitasi pengawasan hewan ternak impor dari Australia di PT Tombak Mas Nusantara di Desa Selogudig Wetan, Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengungkap, jika pengawasan ketat perlu dilakukan karena ternak impor memiliki risiko penyebaran penyakit yang lebih tinggi jika tidak dikendalikan sejak awal. 

“Selain pemeriksaan kesehatan fisik, petugas juga mengecek fasilitas kandang dan manajemen pemeliharaan," katanya, Minggu, (14/09/2025).

Saat ini pihaknya bersama tim Provinsi Jatim juga telah memeriksa aspek kesehatan ternak, biosecurity di lokasi penampungan hingga sistem higiene sanitasi, dengan memberikan catatan penting agar pengelolaan ternak dibedakan antara yang baru masuk dan yang sudah lama berada di kandang, sehingga hewan yang mengalami gejala sakit harus segera dipisahkan dalam kandang isolasi.

"Pengawasan itu bertujuan untuk memastikan seluruh ternak impor yang masuk dari Australia ke Kabupaten Probolinggo berada dalam kondisi sehat. kami juga mengecek pemberian pakan, obat dan vitamin suportif juga kami evaluasi. Dan idealnya kandang isolasi tidak ditempatkan di tengah populasi, tetapi di bagian tepi atau ujung kandang untuk mencegah potensi penularan penyakit," jelasnya.

Ia menjelaskan penerapan standar biosecurity menjadi kunci dalam menjaga kesehatan ternak impor. Hal itu mencakup kebersihan kandang, sistem pembuangan limbah hingga peralatan yang digunakan pekerja. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pengawasan kesehatan hewan impor harus benar-benar diperketat, mengingat jangkauannya lintas daerah.

"Semua harus memenuhi standar agar hewan tetap sehat dan aman ketika dipasarkan,” katanya. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…