SURABAYA PAGI, Sumenep- Terkait maraknya sejumlah pungli yang bertumpu di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kab. Sumenep, mengundang reaksi para aktifis bersatu angkat bicara.
Salah satunya Ketua LSM Super Kab. Sumenep, Achmad Zaini menuding, banyaknya permainan dalam penerimaan bantuan dana hibah yang disalurkan oleh Pemerintah Kab. Sumenep,
Kata dia, Permainan Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) khusus dibidang Sarana dan Bidang Prasarana (Sarpas) menjadi atensi tempat bermuaranya sarang tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) dari sejumlah kelompok Tani se-Kab. Sumenep.
Zaini mengatakan, seharusnya Dinas itu tidak hanya pandai dalam menyalurkan bantuan, tapi awasi bantuan itu sampai benar-benar dirasakan oleh kelompok. Jelasnya
" Dinas DKPP itu lemah dalam melakukan pengawasan terhadap penerima bantuan Hibah, setelah selesai Surat pertanggungjawaban (SPJ) kelompok disetor ke Dinas, sudah dianggap selesai "
Padahal semestinya, Dinas DKPP melalui BPP di sejumlah Kecamatan, melakukan pengawasan tidak hanya selesai di titik peng-Spj-an saja, tapi mengarahkan kelompok untuk kesejahteraan para petani di desa tersebut.
Dengan lemahnya pengawasan, Kata Zaini, memicu banyak hal, salahsatunya, barang bantuan yang diterima oleh kelompok di jual kepada kelompok lain atau perorangan, dan hal itu sudah bukan rahasia lagi. Ungkapnya
Makanya, kata dia, Kepala DKPP Sumenep, di minta untuk melakukan survey atau monitoring langsung ke sejumlah titik penerima bantuan terkait maraknya pungli yang dilakukan oleh stafnya dengan kelompok.
" Saya siap mendampingi kepala DKPP, apabila diperlukan dalam pendampingan turun ke kelompok untuk mengungkap kebenaran dan permainan riilnya antara kelompok dan Dinas"
Ia juga berharap, bila persoalan yang dianggap sederhana itu tidak segera di selesaikan, maka akan berdampak kepada hal-hal yang lebih besar lagi, tidak hanya sekedar ajang Bisnis Dinas DKPP dengan Kelompok Tani di Kab. Sumenep. Pungkasnya
Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kab. Sumenep, Chainur Rasyid, SE. M.Si, masih belum berkomentar perihal tudingan ini, hingga berita ini ditayangkan.
Dan sejumlah aktifis bersatu akan ungkap mafia yang bermain dibalik layar Dinas DKPP Kab. Sumenep.ar
Editor : Redaksi