Polinasi Manual Durian Malam Hari Mampu Ciptakan Durian Premium

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Sholahuddin pemilik kebun durian Perkasa Farm tengah melakukan polinasi durian malam hari di kebun miliknya. SP/MUHAJIRIN
H. Sholahuddin pemilik kebun durian Perkasa Farm tengah melakukan polinasi durian malam hari di kebun miliknya. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Upaya menghasilkan durian berkualitas tinggi terus dilakukan petani durian di Lamongan. Salah satunya melalui teknik polinasi manual pada malam hari yang kini mulai banyak diterapkan di kalangan petani durian premium.

Seperti yang dilakukan H. Sholahuddin, pemilik kebun durian Perkasa Farm di Desa Brangsi, Kecamatan Solokuro, Lamongan, dengan tekun ia melakukan kawin silang manual pada malam hari, saat bunga durian sedang mekar sempurna.

Menurutnya, waktu malam hari menjadi momen yang tepat, karena serbuk sari lebih segar dan kelembapan udara lebih stabil, sehingga meningkatkan tingkat keberhasilan pembuahan.

“Kalau siang, sering gagal karena panas membuat serbuk cepat kering. Dengan cara malam, hasilnya lebih maksimal dan buah yang dihasilkan juga lebih bagus,” ujar H. Sholahuddin.

Hasilnya pun terbukti. Dari pohon-pohon yang dipolinasi manual, buah durian yang dihasilkan lebih besar, beraroma tajam, bertekstur legit, dan memiliki cita rasa khas. Tak heran jika kemudian durian hasil kebunnya banyak diburu pecinta durian premium.

Selain meningkatkan kualitas, teknik ini juga membuat produksi durian lebih terkontrol. Petani bisa menentukan indukan mana yang dipilih untuk menghasilkan varietas unggulan dengan karakter rasa tertentu.

Ia mengawinkan varietas durian Musang King, Durian Hitam (Black Thorn), Bawor dan Montong.Dengan adanya inovasi sederhana namun efektif ini, diharapkan Lamongan semakin dikenal sebagai daerah penghasil durian premium yang mampu bersaing di pasaran nasional.

Durian miliknya ini kata Sholahuddin diperkirakan akan panen raya pada bulan Januari 2026 mendatang, sedikitnya ada 1000 lebih batang durian, yang sebelumnya juga sudah pernah panen beberapa kali. jir

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…