Fraksi Gabungan Kritik Serapan Anggaran Masih Rendah

DPRD Sampaikan Pandangan Umum Terkait Raperda Perubahan APBD Kota Kediri Tahun 2025

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ashari yang mewakil Fraksi Gabungan Demokrat, PKS dan Hanura saat menyampaikan Pandangan Umum
Ashari yang mewakil Fraksi Gabungan Demokrat, PKS dan Hanura saat menyampaikan Pandangan Umum

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - DPRD Kota Kediri menggelar rapat paripurna Pandangan Umum (PU) terkait Raperda Perubahan APBD Kota Kediri Tahun anggaran 2025. Acara digelar di ruang rapat BKPSDM Kota Kediri, Senin (29/9/2025) dengan dipimpin Ketua DPRD Firdaus.

Para fraksi menyampaikan pandangan umum dan pertanyaan terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2025 Kota Kediri. Beberapa hal yang disampaikan oleh keenam fraksi diantaranya mengenai upaya peningkatan PAD, upaya peningkatan layanan publik, serta upaya mengantisipasi dampak ekonomi yang menurun.

Ashari yang mewakili Fraksi Gabungan dari Demokrat, PKS dan Hanura menyampaikan pandangan umumnya terkait kinerja Pemerintah Kota Kediri. Fraksi Gabungan menilai Kepala Daerah harus memiliki kemandirian dan kemerdekaan dalam pengambilan keputusan. Sehingga dapat memberikan dampak signifikan terhadap jalannya roda pemerintahan.

"Dalam kesempatan kali ini kami memberikan saran dan masukan agar dalam menjalankan kebijakan dan pemerintahan memang

diharapkan untuk tidak berada di bawah bayang-bayang orang lain khususnya staf ahli. Hal ini karena kepala daerah memiliki tanggung

jawab besar dalam memimpin daerahnya dan membuat keputusan yang tepat untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya saat menyampaikan pandangan umumnya.

Lanjut Ashari, Fraksi Gabungan juga mendorong penyerapan anggaran untuk lebih ditingkatkan. Pasalnya, serapan anggaran APBD yang masih rendah bisa berdampak bagi masyarakat.

"Rendahnya serapan anggaran dapat menyebabkan masyarakat tidak dapat merasakan manfaat dari proyek yang dilaksanakan, sehingga tujuan pembangunan tidak tercapai," ucap Ashari yang mewakili Fraksi Gabungan Demokrat, PKS dan Hanura.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan dalam rangka merespons kondisi ekonomi yang sedang mengalami penurunan, Pemkot Kediri telah mengalokasikan anggaran untuk melindungi dan memperkuat daya tahan masyarakat. Pertama, program peningkatan pendapatan masyarakat, meliputi pelatihan kerja, bantuan modal maupun sarana-prasarana bagi pelaku UMKM, kegiatan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Kedua, program guna meringankan beban ekonomi masyarakat, antara lain bantuan sosial tunai maupun non-tunai, penyediaan seragam sekolah gratis, bus sekolah dan umum gratis, jaminan kesehatan gratis, serta program terkait lainnya.

"Kita berikan stimulus-stimulus bagi masyarakat untuk menghadapi dampak perekonomian saat ini. Kita ingin perekonomian di Kota Kediri ini terus berputar," pungkasnya.

Mbak Wali juga menjelaskan peningkatan PAD memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program dan kegiatan. Serta memperkuat kemandirian keuangan daerah. Realisasi PAD selalu meningkat setiap tahunnya, hal ini mencerminkan pengelolaan PAD dilakukan secara optimal.

"Upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan PAD adalah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi. Antara lain, melakukan pendataan dan pemutakhiran data wajib pajak dan retribusi, peningkatan kesadaran pada wajib pajak dan retribusi," jelasnya.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Pimpinan dan anggota DPRD, Asisten, Staf Ahli, Sekretaris DPRD Rahmad Hari Basuki, perwakilan Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan tamu undangan lainnya. Penyampaian pandangan umum fraksi PAN diwakili oleh Dinayana, fraksi Golongan Karya diwakili Imam Wihdan, fraksi Nasdem Khoiruddin Mustofa, fraksi Gerindra diwakili oleh Arief Junaidi, fraksi PKB diwakili Afif Fachrudin Wijaya, fraksi Gabungan Demokrat, PKS, Hanura diwakili Ashari. Can

Berita Terbaru

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…